Jakarta, INVESTOR IDN– Grup Triputra menunjukkan pertumbuhan bisnis yang luar biasa sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Triputra Agro Persada berhasil meningkatkan pendapatan dari kontrak pelanggan dengan kenaikan signifikan sebesar lebih dari 31% menjadi Rp 8,20 triliun, diiringi lonjakan laba bersih hingga hampir 66%, mencapai Rp 2,67 triliun. Sementara itu, Dharma Satya Nusantara mencatat pendapatan konsolidasi hampir Rp 9 triliun, naik 25% dibanding tahun sebelumnya, dengan laba bersih naik 51% menjadi Rp 1,3 triliun. Kenaikan mark-up harga produk utama seperti CPO dan Palm Kernel menjadi faktor utama keberhasilan ini, didukung oleh peningkatan volume produksi serta kualitas produk yang tetap terjaga.
Emiten lain seperti Adi Sarana Armada juga membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang impresif, terutama berkat strategi bisnis yang konsisten dan ekosistem kendaraan bekas yang kian kuat. Dharma Polimetal, meskipun beroperasi di industri otomotif yang sedang lesu, tetap mencatat kenaikan pendapatan dan mempertahankan laba bersih dengan strategi diversifikasi produk dan efisiensi manufaktur. Kirana Megatama juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan pendapatan dan laba bersih secara tajam, didorong oleh permintaan ekspor karet dan harga crumb rubber yang menguntungkan.
Keberhasilan Grup Triputra tidak semata berasal dari faktor eksternal, tetapi juga hasil perbaikan operasional dan efisiensi yang konsisten pada berbagai segmen bisnisnya. Momentum pasar yang kondusif di sektor komoditas dan manufaktur otomotif turut memberikan dorongan kuat. Penambahan status kedua emiten utama dalam indeks MSCI Indonesia Small Cap Index menambah sentimen positif di pasar.
Secara valuasi, saham-saham Grup Triputra masih diperdagangkan dengan harga yang wajar hingga undervalued, memberikan kesempatan investasi menarik bagi para pelaku pasar. Prospek ke depan masih terbuka lebar, dengan potensi pertumbuhan yang bergantung pada stabilitas harga komoditas dan kondisi ekonomi global. Namun demikian, risiko tetap ada terutama dari fluktuasi harga komoditas, biaya logistik, dan potensi penyesuaian permintaan di masa depan. Dengan fondasi yang kokoh dan manajemen yang konsisten, Grup Triputra tampil sebagai salah satu pemain utama yang layak mendapat perhatian para investor yang mencari kombinasi stabilitas dan peluang pertumbuhan dalam portofolio investasi mereka.

