Dci indonesia

5 Saham Berpotensi Cuan Tertinggi di Bursa Indonesia, Ada yang Dikerek Analis hingga 53%

Jakarta, Investor IDN – Volatilitas pasar membuka peluang seleksi saham unggulan. Berdasarkan analisis multi sekuritas, setidaknya lima emiten masih menyimpan potensi upside signifikan hingga akhir kuartal I-2026, didorong oleh sentimen positif sektor dan proyeksi laba yang kuat.

Berikut saham-saham dengan potensi capital gain tertinggi versi tim analis:

1. Bumi Resources Minerals (BRMS) – Potensi Upside 29,44%

Saham yang 2025-nya sudah naik signifikan ini masih dijagokan. Mirae Asset Sekuritas menetapkan target harga Rp1.275 per saham, mengimplikasikan upside 29,44% dari harga terakhir. Sentimen didasarkan pada penemuan cadangan emas baru di Paboya, Palu, Sulawesi Tengah yang dapat menggandakan pendapatan emiten di kuartal II-2026.

“BRMS menunjukkan potensi pertumbuhan setelah penemuan cadangan emas baru,” tulis riset Mirae Asset.

2. DCI Indonesia (DCII) – Kinerja Mentereng 708% YtD

Saham afiliasi Toto Sugiri dan Anthoni Salim ini menjadi primadona 2025 dengan kenaikan 708,73% YtD ke level Rp340.475. DCII tercatat sebagai top gainer kedua setelah COIN. Potensi lanjutan terbuka lebar seiring ekspansi data center dan perdagangan kripto yang masih menjadi tren utama.

3. Chandra Daya Investasi (CDIA) – Affiliasi Prajogo Pangestu

Berhasil melejit 678,95% YtD ke Rp1.480, CDIA masih dianggap undervalued oleh sejumlah investor. Emiten afiliasi Prajogo Pangestu ini bergerak di sektor energi terbarukan dan properti, yang mendapatkan insentif pemerintah pada 2026.

4. Medco Energi Internasional (MEDC) – Direkomendasikan Bareksa

Tim Analis Bareksa merekomendasikan buy dengan target harga Rp1.515-1.550, mengimplikasikan upside 5-6% jangka pendek. Namun, potensi jangka menengah lebih besar seiring produksi migas meningkat dan harga gas global stabil.

“Target harga ambil untung saham MEDC di Rp1.515 dan Rp1.550, stop loss di Rp1.400,” tulis riset Bareksa.

5. AKR Corporindo (AKRA) – Fundamental Kokoh

Bareksa juga menjagokan AKRA dengan target harga Rp1.290-1.305 (upside 4-5% jangka pendek). Namun, potensi capital gain jangka panjang lebih menarik seiring ekspansi jaringan distribusi dan kenaikan marjin dari segmen energi terbarukan.

Catatan Penting: Saham-saham di atas mengandung risiko tinggi. Investor disarankan melakukan analisis mandiri dan konsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum bertransaksi.

More From Author

World-Bank

5% Target Ekonomi Indonesia 2026 Versi Bank Dunia Lebih Tinggi

20 Saham Unggulan 2026

IHSG Melemah 0,46% ke 8.951,01, 20 Saham Unggulan 2026 Direkomendasikan untuk Dibeli

blank
ASA Media
ASA Media

Video Pilihan