Jakarta, Investor IDN – Kalbe Farma (KLBF) resmi mengumumkan dividen tunai Rp936,26 miliar untuk tahun buku 2025, setara Rp20 per saham. Dengan harga saham saat ini di Rp805, yield dividen hanya sekitar 2,48%.
RUPST menyetujui pembagian tersebut dengan jadwal cum date di pasar reguler pada 3 Juni 2026 dan pembayaran pada 5 Juni 2026. Yang perlu dicatat, payout ratio turun signifikan menjadi hanya 25,6% dari laba bersih 2025 yang mencapai Rp3,66 triliun. Sebagai perbandingan, tahun sebelumnya KLBF biasa membagikan 45-50% laba bersih.
Penurunan payout ratio ini bukan tanpa alasan. Laba bersih KLBF di Q1 2026 tercatat turun 4,4% menjadi Rp1,03 triliun meski penjualan naik 10,1% menjadi Rp9,68 triliun. Penyebab utamanya: beban pokok penjualan melonjak 15,5%, menekan margin kotor dari 41,2% ke 38,3%. Belum lagi tekanan dari pelemahan rupiah yang diperkirakan menggerus laba Rp20 miliar per kuartal.
Catat jadwal cum date 3 Juni, jangan sampai kelewatan. Tapi pantau juga sentimen pelemahan rupiah dan tren margin ke depan yang masih jadi pekerjaan rumah KLBF.

