Jakarta, Investor IDN– PT BSA Logistics Tbk (kode saham: WBSA) resmi debut di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kinerja yang mencuri perhatian pasar. Pada perdagangan pertama, saham WBSA melonjak 34,52% ke level 226, langsung menembus batas auto‑rejection upper (ARA) pada pukul 09.00 WIB. Kenaikan tajam ini menandai antusiasme investor terhadap perusahaan logistik yang berharap memanfaatkan potensi besar pasar Indonesia sebagai negara kepulauan.
IPO Oversubscribe 386x, Kumpulkan Dana Hingga Rp 302,4 Miliar
Penawaran umum perdana (IPO) saham WBSA tercatat oversubscribe 386,86 kali, membuktikan minat investor yang sangat kuat. Dengan total saham yang dilepas di pasar, IPO WBSA berpotensi mengumpulkan dana segar hingga Rp 302,4 miliar. Dana ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja, memperluas jaringan logistik, serta mendukung pengembangan teknologi dan infrastruktur operasional.
Direktur Utama Sebut Pasar Logistik Masih Sangat Besar
Direktur Utama WBSA, Edwin Wibowo, menilai pasar logistik nasional masih sangat besar karena karakter Indonesia sebagai negara kepulauan, aktivitas industri yang terus meningkat, serta konsumsi domestik yang bertumbuh. Untuk memanfaatkan potensi ini, WBSA mengandalkan strategi ekspansi terarah, model bisnis terintegrasi, dan adopsi teknologi untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Model bisnis terintegrasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan, serta memperkuat daya saing di tengah persaingan industri logistik.
Publik Pegang 20,75% Saham Setelah Penawaran
Setelah penawaran saham, porsi publik akan memegang 20,75% saham WBSA, sementara pemilik lama mengalami dilusi. Langkah ini memperluas basis pemegang saham dan memperkuat posisi WBSA sebagai emiten logistik yang terbuka bagi investor publik. BSA Logistics, anak usaha WBSA, didirikan pada tahun 2021 dan awalnya dimiliki 99,69% oleh Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd. Perusahaan berencana membagikan dividen kas maksimal 10% dari laba bersih mulai tahun buku 2027, dengan kemungkinan dividen interim atau lebih besar sesuai keputusan RUPS.
Prospek WBSA di Tengah Tren Digitalisasi Logistik
Dengan dukungan pemerintah untuk mempercepat digitalisasi logistik dan meningkatkan efisiensi rantai pasok, WBSA berada pada posisi strategis untuk memanfaatkan tren ini. Rencana perusahaan untuk memperluas jaringan, mengadopsi teknologi, dan meningkatkan efisiensi akan menjadi kunci pertumbuhan jangka panjang. Investor yang tertarik pada saham WBSA dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi di sektor logistik yang sedang tumbuh.

