Jakarta, Investor IDN – Panca Budi Idaman Tbk (PBID) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp155 per saham untuk tahun buku 2025. Dengan harga saham saat ini, yield dividen mencapai 5,2% menjadikannya salah satu emiten plastik dengan imbal hasil dividen tertinggi di bursa.
Bagi investor pencari pendapatan pasif, dividen yield di atas 5% cukup atraktif di tengah suku bunga deposito yang berkisar 3-4%. Apalagi PBID memiliki track record pembagian dividen yang konsisten selama lima tahun terakhir.
Rasio pembayaran dividen ini setara dengan sekitar 60% dari laba bersih 2025, menunjukkan manajemen masih menyisakan dana untuk ekspansi. Cum dividen dijadwalkan pada pekan ketiga Mei 2026. Pemegang saham yang tercatat dalam recording date berhak mendapatkan dividen.
Panca Budi Idaman Tbk (PBID) adalah produsen kemasan plastik terkemuka yang berdiri sejak 1990 dan tercatat di BEI. Produknya mencakup kantong plastik, kemasan fleksibel, dan bahan baku plastik untuk berbagai industri.
Kinerja PBID ke depan ditopang oleh permintaan kemasan plastik yang tumbuh 4-5% per tahun seiring pertumbuhan sektor FMCG. Namun investor perlu mencermati fluktuasi harga bahan baku resin yang mempengaruhi margin keuntungan.

