Jakarta, Investor IDN – Yield 10% jadi amunisi utama INCI buat menarik investor di tengah pasar yang fluktuatif. Emiten barang baku PT Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai jumbo kepada pemegang saham.
Jadwalnya sudah terbit: pengumuman dividen dilakukan pada 8, 11, dan 12 Mei 2026. Ex date menjadi tanggal krusial — investor yang memegang saham sebelum tanggal tersebut berhak mendapat dividen, sementara yang baru beli setelahnya harus tunggu periode berikutnya. Jangan sampai salah timing.
Dividen yield 10% ini jelas jauh di atas rata-rata industri yang biasanya cuma 3-5%. Di saat banyak emiten lain bagi dividen ala kadarnya, INCI tampil beda. Buat investor yang mencari pendapatan pasif dari portofolio saham, ini tawaran yang sulit ditolak.
Dari sisi fundamental, INCI punya modal kuat buat bagi-bagi cuan. Pendapatan 12 bulan terakhir mencapai Rp 384,60 miliar dari bisnis perdagangan bahan baku kimia. Kinerja ini jadi bantalan yang memungkinkan emiten membagikan dividen besar tanpa mengganggu operasional.
Kondisi pasar memang sedang mixed. IHSG sempat mencatat kenaikan, tapi asing masih menjual bersih saham-saham di bursa. Saham bank menjadi motor penggerak utama. Tapi emiten dividen dengan yield jumbo kayak INCI biasanya tetap jadi favorit investor lokal yang mencari kepastian imbal hasil di tengah ketidakpastian.
Catat jadwal cum date dan ex date INCI baik-baik. Pantau pergerakan harga dan jangan sampai kelewatan. Dividen yield 10% seperti ini nggak muncul setiap hari — sayang dilewatkan begitu saja.

