Jakarta, Investor IDN – PGAS mengumumkan dividen tunai USD 172,29 juta — setara yield 8,1% di harga Rp 1.700. Investor bakal kebagian Rp 121–151 per saham, diambil dari 80% laba tahun buku 2025.
Ini bukan dividen biasa. Rasio 80% dari laba bersih nunjukin manajemen lagi royal. Kalkulasi cepat: di harga Rp 1.700, investor dapet cuan rata-rata Rp 136 per saham atau sekitar 8% per tahun.
Emiten gas pelat merah ini emang langganan bagi dividen. Makanya, saham PGAS kerap jadi pilihan investor yang cari pendapatan pasif dari bursa. Jadwal cum date dan payment date tinggal nunggu pengumuman resmi.
Dari sisi bisnis, pendapatan PGAS naik meski laba bersih turun tipis. Tapi prospek ke depan cerah — tambahan pasokan gas baru bikin potensi ekspansi makin lebar. Analis kompak kasih rating BUY dengan target harga Rp 1.970.
Intinya, harga Rp 1.700 sekarang masih diskon 16% dari target. Ditambah yield dividen 8%, risiko downside lumayan terkompensasi. Buat investor yang mau akumulasi, ini momen pas sebelum jadwal cum date resmi diumumkan. Pantau terus pergerakan PGAS.

