Jakarta, Investor-idn.com – PT Estee Gold Feet Tbk. (EURO) menyiapkan rights issue dalam jumlah besar, yakni maksimal 2 miliar saham baru. Bagi pemegang saham, angka yang paling perlu diperhatikan saat ini adalah potensi dilusi kepemilikan yang dapat mencapai 43,97% jika mereka tidak mengeksekusi haknya.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), saham baru yang akan diterbitkan memiliki nilai nominal Rp5 per saham. Aksi korporasi ini masih membutuhkan persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham yang dijadwalkan pada 18 September 2026.
Perseroan menargetkan pelaksanaan rights issue dalam waktu 12 bulan setelah memperoleh persetujuan RUPS dan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan. Dengan struktur tersebut, investor belum bisa menghitung nilai dana segar secara final karena harga pelaksanaan dan rasio HMETD belum tersaji dalam dokumen yang terbaca pada run ini.
Manajemen EURO menyatakan dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja dan peningkatan kapasitas usaha. Perseroan juga membuka kemungkinan penggunaan dana untuk transaksi yang tunduk pada ketentuan transaksi material, afiliasi, atau benturan kepentingan apabila relevan.
Karena detail harga dan rasio belum muncul, fokus investor sementara berada pada skala penerbitan saham baru. Penerbitan maksimal 2 miliar saham dapat mengubah basis permodalan EURO secara signifikan, terutama bagi pemegang saham publik yang memilih tidak ikut dalam aksi tersebut.
Rights issue biasanya memberi pilihan kepada pemegang saham lama untuk mempertahankan porsi kepemilikan. Namun, keputusan menebus HMETD tetap perlu menunggu informasi yang lebih lengkap, terutama harga pelaksanaan, penggunaan dana yang lebih rinci, serta ada atau tidaknya pihak yang menyerap saham baru yang tidak diambil pemegang hak.
