Jakarta, Investor-idn.com – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) membawa lagi agenda pendanaan ke pasar surat utang. Perseroan mengumumkan informasi tambahan terkait penawaran berkelanjutan obligasi, sukuk, dan obligasi berdenominasi dolar AS, dengan salah satu bagian yang menonjol berupa Obligasi USD Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2026.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai pokok maksimum Obligasi USD Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2026 mencapai USD25 juta. Instrumen ini ditawarkan pada 100% dari nilai pokok.
Untuk Seri A memiliki nilai USD8,13 juta dengan bunga 6,75% dan tenor tiga tahun. Seri B memiliki nilai USD1,42 juta dengan bunga 7,25% dan tenor lima tahun. Total USD9,55 juta dijamin secara full commitment, sedangkan sisa penawaran menggunakan skema best effort.
Jadwal penawaran menjadi bagian penting bagi investor surat utang. Pernyataan efektif tercatat pada 13 Agustus 2026, masa penawaran dijadwalkan 28-31 Agustus 2026, penjatahan pada 1 September 2026, distribusi pada 3 September 2026, dan pencatatan di BEI pada 4 September 2026.
Pembayaran bunga pertama untuk obligasi USD tersebut dijadwalkan mulai 3 Desember 2026, lalu berlanjut setiap tiga bulan. Dokumen yang terbaca juga mencantumkan peringkat A+ dan AA dari PEFINDO dan KRI untuk obligasi dan sukuk dalam rangkaian penawaran ini.
Dana hasil penawaran akan digunakan antara lain untuk pelunasan utang, termasuk obligasi senilai Rp1,4 triliun dan sukuk senilai Rp1 triliun, serta modal kerja. Bagi investor saham, agenda ini penting karena refinancing dapat memengaruhi profil jatuh tempo dan biaya pendanaan INKP, meski dampak akhirnya tetap bergantung pada besaran emisi yang terserap dan struktur bunga keseluruhan.
