blank

ISDA 2025 dan ESG: Transformasi Berkelanjutan untuk Masa Depan Indonesia

Jakarta, INVESTOR IDN– ISDA 2025, ajang penghargaan Indonesian Sustainable Development Goals Awards, menjadi sorotan utama dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Ajang ini menandai komitmen masyarakat dan organisasi dalam menerapkan nilai-nilai ESG—lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, Governance)—sebagai pondasi membangun bangsa yang bertanggung jawab. Tema tahun ini, “Responsible Business In Action: CSV and ESG as Pillars of Sustainable Transformation”, semakin memperkuat posisi ESG sebagai penentu arah transformasi.

Ketua Umum CFCD, Thendri Supriatno, menjadi motor penggerak di balik perhelatan ISDA 2025. Ia membuka langsung acara peluncuran dan secara konsisten menegaskan bahwa ISDA bukan sekadar selebrasi, melainkan instrumen nyata untuk mendorong semua pihak bergerak bersama menciptakan perubahan.

ISDA 2025: Apresiasi untuk Aksi Nyata
ISDA 2025 hadir melanjutkan semangat pencapaian SDGs, dengan kabar baik: Indonesia berhasil mencapai lebih dari 61% target tahunan SDGs di 2024—angka ini jauh di atas rata-rata dunia. Ajang ini memberikan penghargaan dalam dua kategori besar: program dan perorangan. Bukan hanya perusahaan, tapi juga institusi pendidikan, organisasi sosial, serta sosok inspiratif yang dinilai aktif berkontribusi mempercepat kemajuan berkelanjutan.

ESG sebagai Penggerak Transformasi
Perkembangan ESG di Indonesia terus melaju, terutama berkat sinergi lintas pemangku kepentingan dan dorongan kebijakan. Salah satu keberhasilan nyata adalah diterbitkannya roadmap keuangan berkelanjutan serta regulasi yang mewajibkan lembaga keuangan menerapkan prinsip ESG dalam operasional sehari-hari. Inovasi seperti sukuk hijau dan sustainability-linked derivatives membuat isu keberlanjutan semakin relevan bagi masyarakat luas.

Thendri Supriatno kerap menekankan bahwa kolaborasi multi-pemangku kepentingan penting untuk mempercepat transformasi ESG dalam dunia nyata. Ia menyebut, mulai dari hal kecil di lingkungan sekitar hingga inovasi program nasional, semua memiliki peran signifikan dalam menjawab tantangan zaman.

Peluang dan Tantangan di Lapangan
Makin banyak organisasi dan komunitas yang kini menerbitkan laporan keberlanjutan dan menjalankan aksi konkret, seperti edukasi lingkungan serta kampanye sosial yang menyentuh akar persoalan. Namun, Thendri Supriatno juga mengingatkan tentang tantangan: keterbatasan pemahaman, sumber daya yang belum merata, dan perlunya standardisasi agar praktik berkelanjutan benar-benar dapat diterapkan di segala lini kehidupan.

Komitmen terhadap ESG membuka peluang baru, seperti akses ke pembiayaan ramah lingkungan dan jejaring kolaborasi lebih luas, demi mendorong dampak sosial dan lingkungan yang lebih terasa di masyarakat.

Kolaborasi untuk Masa Depan Lebih Baik
Salah satu kekuatan ISDA adalah kolaborasi. Thendri Supriatno selalu mengajak seluruh pihak—organisasi, komunitas, dan individu—untuk mengambil bagian dalam gerakan ini. Banyak cerita inspiratif lahir dari program-program kecil di sekolah, komunitas pemuda, hingga aksi relawan yang membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah sederhana.

Sebanyak 32 dari 38 provinsi telah menjalankan Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs sebagai bukti kuat komitmen kolektif di tingkat daerah, menunjukkan transformasi sudah menyebar ke seluruh penjuru negeri.

Menuju Indonesia Emas 2045
ISDA 2025 adalah cerminan gerakan bersama yang optimis mewujudkan Indonesia Emas 2045—impian masa depan yang inklusif, berdaya saing, dan lestari. Lebih dari sekadar penghargaan, ISDA menjadi ruang belajar bersama, tempat inspirasi bertemu aksi nyata untuk membangun negeri. Thendri berpesan agar semangat keberlanjutan dan kolaborasi ini terus dijaga, demi Indonesia yang lebih baik—bukan hanya hari ini, tapi juga untuk generasi selanjutnya.

More From Author

blank

Purbaya Effect: Kebangkitan Emiten Rokok di Tengah Proyeksi Penurunan Cukai 2026

blank

Saham EMAS Mentereng Usai Listing di Bursa, Harta Boy Thohir Naik Ratusan Miliar

blank
ASA Media
ASA Media

Video Pilihan