Jakarta, INVESTOR IDN – Dalam era bisnis yang semakin menuntut akuntabilitas dan keberlanjutan, penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) tidak bisa lagi hanya berfokus pada kegiatan sosial atau filantropi. Hal ini ditegaskan dalam konten video terbaru dari kanal CSR Best Croner yang mengupas pentingnya integrasi Hak Asasi Manusia (HAM), Tata Kelola yang Baik, dan Ketenagakerjaan dalam strategi CSR perusahaan.
Dalam konten video berdurasi 14 menit tersebut, Ketua Komite Ahli CSR CCD 2024–2027, Pak Wandi, menjelaskan bahwa penerapan CSR berbasis HAM dan tata kelola bukan hanya memperkuat reputasi perusahaan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dari para pemangku kepentingan.
“Tanpa perlindungan HAM dan tata kelola yang baik, perusahaan belum bisa dikatakan menjalankan CSR secara sempurna,” ujar Wandi.
Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
HAM dalam CSR: Perusahaan wajib memiliki kebijakan tertulis yang menjamin perlakuan adil tanpa diskriminasi terhadap karyawan, termasuk penyandang disabilitas dan perempuan. Hal ini mencakup kesempatan menduduki jabatan strategis dan perlindungan dari diskriminasi.
Tata Kelola yang Baik: Komunikasi dua arah antara manajemen dan karyawan menjadi indikator penting. Prinsip-prinsip seperti transparansi, akuntabilitas, dan keadilan harus diterapkan secara nyata dalam operasional perusahaan.
Ketenagakerjaan: Perusahaan padat karya dengan serikat pekerja aktif dinilai lebih siap dalam menerapkan CSR ketenagakerjaan. Indikator keberhasilan termasuk hubungan industrial yang harmonis, tidak adanya demo, serta proses PHK yang sesuai prosedur bipartit.
Menariknya, tingkat turnover karyawan juga dijadikan indikator kualitas manajemen SDM. Turnover yang tinggi bisa menjadi sinyal lemahnya sistem manajemen atau kebijakan ketenagakerjaan yang tidak berpihak pada kesejahteraan pekerja.
Konten video ini juga menyoroti pentingnya sosialisasi dan penyempurnaan instrumen penilaian CSR berbasis ISO 26000 yang telah diadopsi oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN), sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesian Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2025.
Dengan pendekatan yang lebih menyeluruh terhadap CSR, perusahaan diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pembangunan sosial, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.
Link lengkap konten nya di sini :

