Saham Heal

Aksi Borong : Astra Healthcare Kuasai Saham HEAL Rp2,4 T, Untungkan Ekosistem Kesehatan Indonesia.

Jakarta, INVESTOR IDN – PT Astra International Tbk (ASII) melalui anak usahanya PT Astra Healthcare Indonesia (AHI) kembali menunjukkan komitmennya di sektor kesehatan dengan memborong 5 juta lembar saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL). Aksi pembelian yang dilakukan pada 24 September 2025 ini meningkatkan total kepemilikan AHI dalam pengelola jaringan RS Hermina dari 12,82% menjadi 12,86%.

Aksi Beli Bertahap yang Agresif
Transaksi senilai 5 juta saham ini merupakan bagian dari serangkaian pembelian bertahap yang telah dilakukan Astra sejak September 2025. Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa AHI kini memiliki 1.975.344.500 lembar saham HEAL, bertambah dari 1.970.344.500 lembar pada hari sebelumnya. Transaksi dilakukan melalui PT CLSA Sekuritas Indonesia sebagai broker.

Sebelumnya, pada 9-12 September 2025, AHI telah melakukan aksi borong spektakuler dengan membeli 1.472.471.400 lembar saham HEAL senilai Rp2,69 triliun. Pembelian terbesar terjadi pada 12 September dengan 1,3 miliar saham di harga Rp1.850 per saham, senilai Rp2,41 triliun dalam satu hari perdagangan.

Kepemilikan Total Mencapai 32,9%
Dengan serangkaian aksi beli ini, kepemilikan total Grup Astra di HEAL kini mencapai 32,9% per 25 September 2025. Komposisi kepemilikan terdiri dari 12,9% melalui AHI (kepemilikan tidak langsung) dan sekitar 20% secara keseluruhan baik langsung maupun tidak langsung.

Perjalanan investasi Astra di HEAL dimulai pada Juni 2022 ketika pertama kali membeli 747,4 juta lembar saham atau 5,02% dari modal ditempatkan. Dalam kurun waktu tiga tahun, kepemilikan tersebut terus bertumbuh hingga mencapai posisi pemegang saham strategis saat ini.

Strategi Ekosistem Kesehatan Bernilai Rp8,6 Triliun
Head of Corporate Investor Relations Astra International, Tira Ardianti, mengungkapkan bahwa total investasi Grup Astra di sektor kesehatan telah mencapai Rp8,6 triliun. Investasi ini mencakup portofolio rumah sakit melalui HEAL, platform telemedicine Halodoc, dan Rumah Sakit Kardiovaskular Heartology.

“Ini menunjukkan keseriusan kami untuk terus membangun ekosistem kesehatan. Layanan kesehatan adalah salah satu fokus kami ke depan,” ungkap Tira dalam Astra Media Day 2025. Astra tidak hanya berinvestasi pada layanan medis dan rumah sakit, tetapi juga pada asuransi kesehatan, teknologi kesehatan, genomik, hingga solusi digital yang mendukung peningkatan kualitas layanan.

Sinergi Operasional dan Ekspansi HEAL
Head of Corporate Communication ASII, Windy Riswantyo, menilai HEAL sebagai salah satu rumah sakit dengan jaringan terluas di Indonesia. Sejak Astra berinvestasi pada 2021, HEAL telah menambah 8 rumah sakit dan 2.300 tempat tidur, sehingga saat ini mengoperasikan 52 rumah sakit dengan lebih dari 8.200 tempat tidur di 36 kota.

HEAL sendiri tengah dalam fase ekspansi agresif. Perusahaan menargetkan memiliki 65-70 rumah sakit dengan 12-15 ribu tempat tidur pada 2030. Untuk 2025, dua rumah sakit baru di Badung, Bali dan Salatiga akan beroperasi di akhir tahun dengan kapasitas masing-masing 100 tempat tidur.

Tantangan Kinerja dan Prospek ke Depan
Meski menunjukkan ekspansi yang agresif, HEAL menghadapi tantangan kinerja di paruh pertama 2025. Pendapatan tumbuh tipis 1,32% menjadi Rp3,38 triliun, namun laba bersih turun 34,47% menjadi Rp224,84 miliar. Penurunan ini disebabkan verifikasi ketat BPJS, biaya ekspansi yang tinggi, dan menurunnya kontribusi rawat inap pasien swasta.

Namun, analis melihat masuknya Astra sebagai investor strategis dapat memperbaiki efisiensi operasional dan memperkuat segmentasi layanan bernilai tambah seperti rawat inap premium yang memiliki margin lebih tinggi. Dukungan manajemen dan skala ekonomi Astra diharapkan dapat membantu HEAL mengoptimalkan kinerja di semester kedua 2025.

Momentum Positif Pasar Modal
Aksi beli Astra memberikan sentimen positif bagi harga saham HEAL. Pada perdagangan 17 September 2025, saham HEAL ditutup di level 1.695, naik 1,50% dan mendekati level tertinggi Rp1.735. Dari perspektif teknikal, analis melihat support kuat di kisaran Rp1.500-1.600 dan target jangka menengah di Rp1.900-2.000 jika sinergi dengan Astra mulai terealisasi.

Langkah Astra Healthcare memborong 5 juta saham HEAL mencerminkan keyakinan jangka panjang terhadap prospek industri kesehatan Indonesia. Dengan dukungan ekosistem kesehatan yang komprehensif dan strategi ekspansi yang terukur, kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

More From Author

Saham INET

Rights Issue Rp 3,2 Triliun, Kisah Nyali dan Inovasi Saham INET

Multipolar Technology

Saham MLPT Terbang! Multipolar Technology Meroket 749 Persen YTD, Dominasi Pasar AI Indonesia 2025

blank
ASA Media
ASA Media

Video Pilihan