Jakarta, INVESTOR IDN – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) resmi menunjuk Glenny H. Kairupan sebagai Direktur Utamayang baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 15 Oktober 2025. Keputusan tersebut menggantikan posisi Wamildan Tsani yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas direktur utama maskapai pelat merah tersebut.
Penunjukan Glenny dilakukan setelah pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Berdasarkan keterangan resmi Garuda Indonesia, pergantian jajaran direksi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan mempercepat proses transformasi pasca restrukturisasi utang.
RUPSLB tersebut juga menetapkan sejumlah nama baru di jajaran direksi dan komisaris. Dengan struktur baru ini, Garuda Indonesia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kinerja operasional dan memperkuat daya saing maskapai di tingkat global.
Rekam Jejak Panjang di Dunia Militer dan Penerbangan
Sebelum terjun ke dunia korporasi, Glenny H. Kairupan dikenal sebagai perwira tinggi TNI AD dengan karier panjang di satuan udara. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) tahun 1973 dan dikenal sebagai salah satu pilot helikopter terbaik di angkatannya.
Selama bertugas di militer, Glenny banyak terlibat dalam misi penerbangan dan operasi lapangan, termasuk di wilayah konflik seperti Timor Timur. Ia pernah menjabat Danrem 073/Makutarama Salatiga, Wakil Danrem di Timor Timur, serta terlibat dalam sejumlah operasi kemanusiaan dan pengamanan nasional.
Atas dedikasi dan pengabdiannya, Glenny menerima pangkat kehormatan Letnan Jenderal (bintang tiga) dari Presiden Prabowo Subianto pada 2025. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan kiprahnya selama bertugas di militer.
Dekat dengan Prabowo dan Pernah Jadi Komisaris Garuda
Kedekatan Glenny dengan Presiden Prabowo Subianto telah terjalin sejak lama. Keduanya merupakan rekan seangkatan di AKABRI dan pernah bekerja bersama dalam sejumlah penugasan. Prabowo beberapa kali memuji Glenny sebagai sosok yang tangguh, disiplin, dan berintegritas tinggi.
Setelah purnatugas dari militer, Glenny aktif di berbagai kegiatan organisasi dan politik. Ia tercatat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerindra dan pernah berperan sebagai Direktur Penggalangan di Badan Pemenangan Prabowo–Sandi pada Pemilihan Presiden 2019.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama, Glenny lebih dulu bergabung dengan Garuda Indonesia sebagai Komisaris. Pengalamannya di dewan komisaris dianggap memberi bekal dalam memahami dinamika dan tantangan industri penerbangan nasional.
Tantangan Baru di Garuda Indonesia
Sebagai Direktur Utama, Glenny H. Kairupan kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga keberlanjutan bisnis Garuda Indonesia setelah melewati masa restrukturisasi keuangan. Fokus utama manajemen ke depan adalah memperkuat kinerja operasional, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas jaringan penerbangan.
Manajemen Garuda menyebut langkah penguatan organisasi ini penting untuk mempercepat proses pemulihan pasca-pandemi. Dengan pengalaman panjang di bidang kepemimpinan dan disiplin khas militer, Glenny diharapkan mampu menjaga stabilitas serta memperkuat budaya kerja yang profesional di tubuh perusahaan.
Selain pergantian Direktur Utama, agenda perubahan pengurus Perseroan turut menunjuk Thomas Sugiarto Oentoro sebagai Wakil Direktur Utama, Balagopal Kunduvara sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Neil Raymond Mills sebagai Direktur Transformasi, serta Frans Dicky Tamara sebagai Komisaris.
Dengan demikian maka berikut ini adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) sesuai keputusan RUPSLB tanggal 15 Oktober 2025 adalah sebagai berikut:
Susunan Dewan Komisaris
• Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
• Komisaris: Chairal Tanjung
• Komisaris: Frans Dicky Tamara
• Komisaris Independen: Mawardi Yahya
Susunan Direksi
• Direktur Utama: Glenny H. Kairupan
• Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
• Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
• Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
• Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
• Direktur Teknik: Mukhtaris
• Direktur Human Capital & Corporate Service: Eksitarino Irianto
• Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

