Jakarta, Investor IDN – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) merombak jajaran dewan komisaris dan direksi dalam RUPST 8 Mei 2026. Pendapatan 2025 mencapai Rp4,52 triliun dengan EBITDA Rp381,3 miliar — memperkuat momentum di tengah pasar properti yang masih menantang.
Susunan baru komisaris: Didik Junaedi Rachbini sebagai Presiden Komisaris Independen, Hadi Cahyadi sebagai Komisaris Independen, dan Charles Rigoux sebagai Komisaris. Di level direksi, Agus Arismunandar ditunjuk sebagai Presiden Direktur, didampingi Marshal Martinus Tissadharma dan Indryanarum sebagai direktur.
Perombakan ini dilakukan untuk mempercepat ekspansi di sektor properti dan kawasan industri. LPCK mengembangkan rumah tapak, apartemen, ruko, dan lahan industri di Cikarang — kawasan yang terus tumbuh seiring relokasi pabrik dari Jakarta.
LPCK adalah emiten properti grup Lippo dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp1,5 triliun. Sahamnya diperdagangkan di Rp186 per lembar dengan rasio PBV 0,48x — diskon signifikan dari nilai aset bersih perusahaan.
Dengan jajaran baru, LPCK punya peluang mempercepat monetisasi lahan dan meningkatkan pendapatan berulang. Tapi investor perlu mencermati eksekusi di tengah tekanan sektor properti dan suku bunga yang masih tinggi.

