Jakarta, Investor IDN – TBS Energi Utama (TOBA) akan mencatatkan obligasi dan sukuk Rp175 miliar di BEI pada 18 Mei 2026, ikut meramaikan total emisi yang sudah mencapai Rp14,56 triliun di awal tahun ini.
Langkah ini menjadi strategi pendanaan alternatif di tengah ekspansi yang sedang berjalan. Sebelumnya, TOBA juga sudah menggelar rights issue 1,39 miliar saham baru pada tahun yang sama, menunjukkan kombinasi instrumen keuangan yang agresif buat memperkuat struktur modal.
Emiten batu bara dan perkebunan yang bermarkas di Jakarta ini sudah lama melantai di bursa dengan valuasi PBV di kisaran 2 kali. Kinerja sahamnya masih ditopang pergerakan harga komoditas energi global yang cenderung mendukung.
Penerbitan obligasi ini berpotensi memperkuat neraca keuangan, terutama buat mendanai diversifikasi ke sektor energi terbarukan yang mulai membutuhkan suntikan modal signifikan. Makanya, strategi hybrid seperti ini jadi pilihan rasional di tengah transisi energi.
Kalau lihat data, kombinasi rights issue dan penerbitan utang ini menunjukkan TOBA serius memperkuat likuiditas jangka panjang. Catat jadwal pencatatan 18 Mei sebagai momentum buat pantau pergerakan harga saham ke depan.

