Jakarta, Investor IDN – Perdagangan saham pada Rabu, 13 Mei 2026, ditutup dengan tekanan jual besar-besaran. Saham grup Prajogo dan emiten big caps kompak ambruk, menghapus puluhan triliun kapitalisasi pasar dalam sehari.
BRPT (Barito Pacific) ambles 6,8%, CUAN (Petrindo Jaya Kreasi) turun 7,2%, dan BREN (Barito Renewables Energy) melemah 5,4%. Dari kelompok big caps, ASII (Astra International) terkoreksi 3,2% dan BBCA (Bank BCA) turun 2,1%.
Aksi jual ini dipicu oleh sentimen negatif dari pasar global serta aksi ambil untung setelah penguatan sebelumnya. Investor asing turut melepas saham-saham blue chip, memperberat tekanan di pasar modal.
Total kerugian kapitalisasi pasar dari saham-saham tersebut diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah dalam sehari. BRPT dan CUAN menjadi pemberat utama dengan koreksi masing-masing di atas 6%, sementara BREN turut terseret lebih dari 5%.
Volatilitas diperkirakan masih akan berlanjut seiring ketidakpastian ekonomi global dan arus modal asing yang fluktuatif. Pelaku pasar disarankan mencermati pergerakan indeks serta sentimen global ke depan.

