Jakarta, Investor-idn.com – PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (BAUT) mendapat tambahan amunisi pendanaan dari pemegang saham utamanya. Perseroan menerima fasilitas shareholder loan senilai US$2,5 juta atau sekitar Rp44,79 miliar dari NA Fasteners Pte Ltd.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi ini menjadi penting karena masuk kategori transaksi material sekaligus transaksi afiliasi. NA Fasteners Pte Ltd merupakan pemegang saham utama BAUT dengan kepemilikan 54,16%.
BAUT menyampaikan pinjaman tersebut memiliki struktur yang relatif ringan bagi arus kas. Fasilitas itu bersifat tanpa bunga, tanpa jaminan, berjangka waktu empat tahun dan dapat diperpanjang.
Perseroan juga tidak memiliki kewajiban mencicil selama masa pinjaman. Selain itu, BAUT dapat melunasi pinjaman lebih awal tanpa penalti.
Dana pinjaman diarahkan untuk kebutuhan modal kerja, terutama pembelian persediaan guna mendukung kegiatan operasional. BAUT juga menyebut dana tersebut akan menunjang pengadaan dalam skala besar, pengembangan infrastruktur ritel, serta peningkatan kapasitas distribusi.
Bagi investor, poin utama dari transaksi ini ada pada kombinasi antara tambahan likuiditas dan hubungan afiliasi dengan pemegang saham pengendali. Fasilitas tanpa bunga dapat mengurangi tekanan biaya keuangan dibandingkan pembiayaan komersial, tetapi transaksi afiliasi tetap perlu dibaca bersama tata kelola dan realisasi penggunaan dananya.
Dokumen keterbukaan menyatakan transaksi tersebut bukan transaksi benturan kepentingan. Perseroan juga menyebut transaksi ini tidak memerlukan persetujuan RUPS karena tidak melewati ketentuan tertentu dalam aturan transaksi material yang mensyaratkan persetujuan tersebut.
Yang masih perlu ditunggu adalah bagaimana pencairan dan pemakaian dana tercermin pada neraca BAUT. Dokumen menyebut pinjaman diberikan paling lambat 60 hari kerja setelah NA Fasteners menerima nilai investasi, sehingga dampak operasionalnya baru dapat dinilai setelah dana benar-benar masuk dan digunakan.

