JAKARTA — Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton), Syailendra Ogan, resmi menerima penghargaan Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics Media dalam ajang penganugerahan di Jakarta. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kepemimpinannya dalam mengawal aspek keuangan, pengembangan sumber daya manusia, dan manajemen risiko di tengah dinamika industri konstruksi nasional.
Penetapan Syailendra sebagai penerima penghargaan didasarkan pada hasil riset independen yang dilakukan oleh The Iconomics Media. Metode penilaian menggabungkan kriteria kuantitatif dan kualitatif, mencakup pemantauan media, sentimen publik terhadap pimpinan dan perusahaan, relevansi program inovasi keuangan, serta ketahanan kinerja finansial perseroan.
Syailendra mengawali kariernya di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk pada tahun 1995. Sebelum dipercaya menduduki jabatannya di WIKA Beton pada Mei 2024, ia telah mengantongi pengalaman lintas divisi di WIKA Group, termasuk menduduki posisi strategis sebagai General Manager Human Capital WIKA pada 2017 dan Direktur Keuangan, Human Capital, serta Manajemen Risiko WIKA Gedung pada 2019.
Dalam tata kelola operasional, WIKA Beton di bawah kepemimpinannya mengedepankan pendekatan Governance, Risk, and Compliance (GRC) yang terintegrasi dengan sistem teknologi informasi. Langkah ini diterapkan untuk memperkuat pengendalian internal, meningkatkan transparansi, serta memastikan akuntabilitas alur kerja proyek dan pengadaan.
Penerapan disiplin pengelolaan risiko dan efisiensi biaya tersebut sejalan dengan tantangan kinerja yang dihadapi industri konstruksi. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, WIKA Beton membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,59 triliun pada 2025 dengan laba usaha tercatat sebesar Rp108,62 miliar. Manajemen menegaskan komitmennya untuk terus melakukan konsolidasi kualitas bisnis, efisiensi operasional, dan penguatan tata kelola guna menjaga keberlanjutan usaha secara jangka panjang.

