Jakarta, Investor IDN– IHSG ditutup melemah 0,46 persen atau 41,17 poin pada Jumat (23/1/2026) di level 8.951,01 akibat aksi jual investor asing dan tekanan pada sektor energi serta teknologi. Volume transaksi harian tercatat solid mencapai Rp38,1 triliun meskipun pasar mengalami koreksi.
Pergerakan Indeks Pendukung
Indeks LQ45 terkoreksi 0,17 persen ke 873,59, sedangkan Indeks Kompas100 melemah 0,38 persen ke 1.234,51. Pada sesi I, IHSG sempat anjlok 1,28 persen ke 8.876,9 sebelum mengalami pemulihan parsial menjelang penutupan. Investor asing melancarkan net sell senilai Rp1,3 triliun yang menambah volatilitas perdagangan.
Daftar Saham Rekomendasi Beli
Analis merilis 20 saham unggulan 2026 dengan rating Strong Buy yang mencakup sektor properti, infrastruktur, konsumsi, dan energi dengan potensi kenaikan signifikan. Berikut daftar lengkapnya:
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Rp1.920,00 per lembar
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) Rp19.200,00 per lembar
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) Rp1.015,00 per lembar
PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk Class A (SIPD) Rp1.600,00 per lembar
PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) Rp575,00 per lembar
PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) Rp151,00 per lembar
PT SLJ Global Tbk (SULI) Rp166,00 per lembar
PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) Rp103,00 per lembar
PT Modernland Realty Tbk Class A (MDLN) Rp71,00 per lembar
PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) Rp466,00 per lembar
PT Asuransi Dayin Mitra Tbk (ASDM) Rp700,00 per lembar
PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) Rp352,00 per lembar
PT Chitose Internasional Tbk (CINT) Rp234,00 per lembar
PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) Rp134,00 per lembar
PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) Rp128,00 per lembar
PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) Rp356,00 per lembar
PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp1.660,00 per lembar
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp620,00 per lembar
PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) Rp5.075,00 per lembar
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) Rp380,00 per lembar
Outlook Perdagangan Mendatang
Saham-saham tersebut dipilih berdasarkan fundamental yang kokoh dan valuasi menarik di tengah koreksi pasar. Dukungan kunci IHSG terdeteksi pada level 8.956 untuk potensi pemulihan, dengan kebijakan pemerintahan Trump yang dapat memengaruhi dinamika volatilitas ke depan.

