Jakarta, Investor IDN – Perusahaan Gas Negara (PGAS) memutuskan bagi-bagi dividen tunai USD 172,29 juta atau setara Rp 2,8 triliun dari laba 2025. Angka itu setara 80% laba bersih yang dialokasikan buat investor.
Dividen per saham diperkirakan tembus Rp 121–151. Dengan harga saham PGAS di Rp 1.700, yield yang ditawarkan mencapai 7-8% — jauh di atas rata-rata dividen emiten BUMN lain. Jadwal cum date dan pembayaran bisa dicek di pengumuman resmi IDX.
PGAS memang belum merilis laporan keuangan final 2025, tapi dari data sepanjang tahun, pendapatan terpantau naik meski laba bersih sedikit tergerus. Makanya, keputusan payout ratio 80% ini jadi sinyal positif — manajemen percaya diri dengan arus kas ke depan.
Tambahan pasokan gas dari berbagai blok baru bikin prospek emiten ini makin cerah. Analis kompak ngasih rekomendasi BUY dengan target harga Rp 1.970, artinya potensi upside 15% dari harga sekarang plus dividen jumbo. Akumulasi beli jadi strategi yang pas buat investor jangka panjang.
Buat yang kebeli PGAS di level bawah, dividen ini jelas bonus manis. Pantau terus cum date dan jadwal pembayaran — jangan sampai kelewatan cuan dividen dari raja gas tanah air ini.

