Jakarta, Investor IDN — PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengumumkan pengunduran diri dua petinggi perusahaan secara bersamaan. Tongam Lumban Tobing mundur dari jabatan Komisaris dan Willy Unsulangi sebagai Direktur perseroan, efektif setelah surat pengunduran diri diterima pada 7 Mei 2026.
Keputusan ini tertuang dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nomor pengumuman 20260507201422-74/INET-OJK/V/2026_id-id. Hingga saat ini, manajemen INET belum menyampaikan alasan spesifik di balik pengunduran diri keduanya.
Ini bukan pertama kalinya jajaran komisaris INET berganti. Pada April 2025, Setyanto Hantoro juga mengundurkan diri dari posisi Komisaris Utama INET dengan alasan keperluan pribadi dan fokus pada institusi lain.
Momentum Setelah Laba Melonjak 791%
Pengunduran diri ini terjadi di tengah momentum positif kinerja keuangan INET. Pada kuartal I-2026, emiten telekomunikasi ini membukukan laba bersih Rp13,7 miliar, melonjak 791% dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya Rp1,54 miliar.
Samuel Sekuritas memproyeksikan laba bersih INET bisa mencapai Rp257 miliar untuk tahun penuh 2026. Dari sisi harga saham, INET saat ini diperdagangkan di kisaran Rp322 hingga Rp376 per saham.
Saham INET sempat mengalami suspensi sebelumnya, namun bangkit kembali usai percepatan restrukturisasi yang dilakukan oleh pengendali utama PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara yang menggenggam 61,01% saham perseroan.
Manajemen INET diperkirakan akan segera mengumumkan pengganti untuk kedua posisi yang ditinggalkan dalam waktu dekat.
