Jakarta, Investor IDN — PT Surya Fajar Capital Tbk resmi mengumumkan rencana rights issue bertajuk Penambahan Modal dengan HMETD pada 22 Mei 2026, mengincar dana segar buat ekspansi dan penguatan struktur modal.
Lewat mekanisme HMETD, emiten berkode saham SINI ini bakal menerbitkan saham baru yang ditawarkan terlebih dulu ke pemegang saham lama. Besaran dana dan jadwal pelaksanaan masih menunggu persetujuan RUPST, tapi langkah ini jadi sinyal emiten butuh suntikan modal untuk mengakselerasi bisnis.
Berkantor pusat di Treasury Tower, Jakarta Selatan, SINI bergerak di jasa keuangan dan pasar modal. Rights issue jadi strategi lumrah buat perusahaan sekuritas dan investment banking — dananya biasa dipakai buat modal kerja, ekspansi lini bisnis, atau memperkuat permodalan anak usaha.
Makanya, buat investor yang sudah pegang saham SINI, catat baik-baik jadwal cum date dan periode pelaksanaan HMETD. Lewat dari masa itu, hak untuk membeli saham baru dengan harga diskon bakal hangus — dan potensi dilusi pun mengintai.
Prospek ke depan, IHSG memang masih fluktuatif dengan risiko koreksi yang mewarnai sentimen. Tapi buat emiten yang butuh ekspansi, rights issue di tengah ketidakpastian bisa jadi langkah cerdas — asal dananya tepat sasaran dan dikelola profesional.
Pantau terus pengumuman resmi dari manajemen SINI soal harga pelaksanaan dan jadwal lengkap HMETD. Momentum ini bisa jadi peluang atau justru risiko — tergantung dari strategi emiten ke depan.

