Jakarta, Investor-idn.com – PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) memperoleh fasilitas kredit Rp2 triliun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Nilai pendanaan ini cukup besar untuk masuk radar investor karena akan dipakai untuk belanja modal, investasi, dan modal kerja perseroan.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, manajemen DNET menyampaikan bahwa perjanjian fasilitas kredit tersebut diteken pada 23 Juli 2026. Pinjaman memiliki jangka waktu 12 bulan sejak tanggal penarikan.
Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar cost of fund atau COF Rupiah ditambah 0,75%. DNET juga menyebut fasilitas tersebut sebagai clean facility, sehingga investor perlu menunggu penjelasan berikutnya bila perseroan nantinya merinci jadwal penarikan maupun alokasi dana per kebutuhan usaha.
Manajemen menyatakan dana pinjaman akan digunakan untuk mendukung belanja modal, investasi, dan modal kerja. Tiga pos tersebut memberi ruang pembiayaan yang cukup luas, mulai dari kebutuhan operasional sampai pengembangan investasi yang dapat memengaruhi struktur neraca DNET.
Dari sisi dampak langsung, perseroan menyebut tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, ataupun kelangsungan usaha selain kewajiban membayar bunga dan pokok pinjaman. Karena itu, fokus investor berikutnya berada pada eksekusi penggunaan dana dan bagaimana biaya pinjaman tersebut tercermin dalam laporan keuangan mendatang.

