ADRO

ADRO Pangkas Saham Beredar, 589,19 Juta Saham Treasuri Dibatalkan

Jakarta, Investor-idn.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengeksekusi pengurangan modal disetor melalui pembatalan saham treasuri. Aksi ini membuat jumlah saham beredar perseroan menyusut mulai Senin, 13 Juli 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirangkum IndoPremier dari dokumen Bursa Efek Indonesia, ADRO membatalkan 589.195.200 saham treasuri dengan nilai nominal Rp100 per saham. Setelah pembatalan tersebut, jumlah saham beredar perseroan turun dari 29.389.689.400 saham menjadi 28.800.494.200 saham.

Secara kasar, saham yang dibatalkan setara sekitar 2,0% dari jumlah saham sebelum pengurangan modal. Persetujuan aksi tersebut sebelumnya diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 April 2026.

Bagi investor, pembatalan saham treasuri berbeda dari buyback biasa. Dalam buyback, saham yang dibeli kembali masih bisa disimpan sebagai treasury stock. Ketika saham treasuri dibatalkan, jumlah saham beredar benar-benar berkurang sehingga basis perhitungan per saham, termasuk laba per saham, menjadi lebih ramping jika kinerja keuangan tidak berubah.

Langkah ini juga memberi sinyal bahwa perseroan memilih menyelesaikan sebagian saham hasil pembelian kembali dengan cara menghapusnya dari struktur modal. Dampaknya tidak langsung sama dengan pembagian dividen tunai, tetapi tetap penting karena menyentuh struktur permodalan dan kepentingan pemegang saham.

Pasar selanjutnya akan mencermati apakah penyusutan jumlah saham ini ikut memperkuat rasio per saham ADRO dalam laporan keuangan berikutnya. Di luar itu, arah harga tetap akan banyak dipengaruhi kinerja operasional, harga komoditas, strategi diversifikasi, serta sentimen pasar terhadap emiten energi.

More From Author

TRIM

TRIM Lunasi Obligasi Rp150,54 Miliar, Beban Utang Jangka Pendek Berkurang

Kuntjara CEO WTON

Kuntjara Tetap Pimpin WIKA Beton, Sinyal Kontinuitas di Tengah Ujian Konstruksi

blank
Family Office
Family Office

Video Pilihan