Saham BMRI

Bank Mandiri Paparkan Kinerja Q2 2026, Laba Konsolidasi Rp30,4 Triliun

Jakarta, Investor-idn.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memaparkan kinerja kuartal II 2026 dengan pertumbuhan laba dan kredit yang masih berada di atas laju industri. Bagi investor, data ini penting karena BMRI menjadi salah satu saham bank besar yang punya bobot besar terhadap arah sektor keuangan di bursa.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Bank Mandiri mencatat laba bersih konsolidasi kuartal II 2026 sebesar Rp30,4 triliun. Angka tersebut tumbuh 24,4% secara tahunan, sementara pendapatan naik 10,3% secara tahunan.

Dari sisi intermediasi, kredit bank only Bank Mandiri mencapai Rp1.592 triliun per Juni 2026, naik 19,9% secara tahunan. Pertumbuhan ini berada di atas rata-rata pertumbuhan kredit industri yang disebut mencapai 12,7% secara tahunan.

Namun, investor juga perlu mencermati tekanan margin. Net interest margin atau NIM bank only tercatat 4,37% per Juni 2026, turun dari 4,63% pada Juni 2025. Penurunan margin ini menjadi salah satu indikator yang perlu dibandingkan dengan kualitas aset, biaya dana, dan pertumbuhan kredit pada periode berikutnya.

Bank Mandiri juga mencatat kenaikan penggunaan platform digital. Livin’ by Mandiri mencapai 41 juta pengguna atau naik 24,3% secara tahunan, sedangkan Kopra by Mandiri melayani 354 ribu pengguna atau naik 26,8% secara tahunan. Kombinasi laba, kredit, margin, dan kanal digital ini menjadi bahan utama bagi investor untuk menilai ketahanan kinerja BMRI memasuki paruh kedua 2026.

More From Author

Saham PTRO

PTRO Garap Kontrak Tambang Anak Usaha SINI Rp9,3 Triliun

blank
Family Office
Family Office

Video Pilihan