Jakarta, Investor-idn.com – Perubahan pengendali PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) akhirnya efektif. Saiko Consultancy Pte. Ltd. merampungkan pembelian 750 juta saham NAYZ dari PT Asia Intrainvesta dengan nilai transaksi Rp17,62 miliar.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen NAYZ menyampaikan transaksi tersebut diselesaikan pada 19 Agustus 2026. Saham yang berpindah tangan mewakili 29,41% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Harga pengambilalihan ditetapkan Rp23,5 per saham. Dengan penyelesaian transaksi itu, Saiko kini menjadi pengendali baru NAYZ, menggantikan Asia Intrainvesta sebagai pengendali lama.
Bagi investor, perubahan ini bukan sekadar perpindahan nama pemegang saham. Status Saiko sebagai pengendali baru membawa konsekuensi penawaran tender wajib sesuai ketentuan pengambilalihan perusahaan terbuka.
Dalam dokumen yang sama, Saiko menunjuk PT Saiko Consultancy Grand sebagai pihak yang akan melaksanakan penawaran tender wajib. Saiko disebut memiliki 99,98% saham SCG, sehingga pelaksanaan tender wajib tetap berada dalam lingkup pihak yang terafiliasi langsung dengan pengendali baru.
Manajemen NAYZ menyatakan tujuan pengambilalihan oleh Saiko adalah bagian dari strategi ekspansi dan penguatan bisnis Saiko. Perseroan juga menyampaikan, sebelum transaksi dilakukan, Saiko tidak memiliki hubungan afiliasi dengan NAYZ maupun pemegang saham perseroan.
Meski begitu, ruang tunggu investor belum selesai. Dokumen BEI belum memuat jadwal, harga, maupun jumlah saham dalam penawaran tender wajib. Detail tersebut menjadi bagian yang perlu dipantau berikutnya karena akan menentukan peluang keluar bagi pemegang saham publik setelah perubahan pengendali.

