blank

Kekayaan Rp 8.303 Triliun, Elon Musk Pecahkan Rekor Dunia

Jakarta, INVESTOR IDN — Elon Musk kembali mencatatkan sejarah baru di dunia finansial dengan menjadi individu pertama yang memiliki kekayaan bersih mencapai USD 500 miliar atau sekitar Rp 8.303,5 triliun (asumsi kurs Rp 16.607 per USD). Capaian ini diumumkan Forbes pada 1 Oktober 2025, menegaskan posisi Musk sebagai tokoh dominan dalam industri teknologi, otomotif, dan eksplorasi ruang angkasa. Lonjakan ini menandai tonggak baru yang belum pernah tercapai sebelumnya dalam sejarah kekayaan pribadi manusia.

Kenaikan drastis kekayaan Musk ini sebagian besar dipicu oleh performa impresif Tesla sepanjang tahun 2025. Saham perusahaan otomotif listrik tersebut meningkat lebih dari 14%, dan pada hari pengumuman, harga saham Tesla melonjak 3,3%, menambah sekitar Rp 99,64 triliun ke aset Musk. Selain itu, valuasi SpaceX yang kini diperkirakan mencapai USD 400 miliar atau Rp 6.642,8 triliun, serta xAI sebesar USD 75 miliar atau Rp 1.245,53 triliun, menjadi pendorong utama dalam pertumbuhan kekayaannya.

Perjalanan Menuju Puncak Kekayaan

Elon Musk sebelumnya telah memecahkan rekor besar ketika menjadi orang pertama dengan kekayaan USD 400 miliar atau sekitar Rp 6.642,8 triliun pada Desember 2024. Dalam waktu kurang dari setahun, ia berhasil menambah sekitar Rp 1.660,7 triliun untuk mencapai tonggak baru di angka setengah triliun dolar. Pertumbuhan ini menunjukkan keberhasilan strategi diversifikasi portofolio dan inovasi berkelanjutan di berbagai bidang bisnis yang dikelolanya.

Menurut Forbes, kekayaan bersih Musk tercatat sebesar USD 500,1 miliar atau Rp 8.303,5 triliun, sedangkan Bloomberg mencatat angka sedikit berbeda di kisaran USD 470 miliar atau Rp 7.805,29 triliun karena metode penilaian yang berbeda. Perbedaan tersebut menunjukkan bagaimana fluktuasi pasar dan valuasi aset dapat memengaruhi estimasi kekayaan secara signifikan. Namun, kedua pihak sepakat bahwa Musk telah mencetak sejarah baru bagi dunia finansial global.

Menuju Era Kekayaan Triliunan Dolar

Ke depan, Musk berpotensi mencatatkan pencapaian yang lebih monumental lagi. Struktur kompensasi baru Tesla, yang memiliki potensi mencapai USD 1 triliun atau sekitar Rp 16.607 triliun, membuka kemungkinan bagi Musk untuk menjadi orang pertama di dunia dengan kekayaan dalam skala triliunan dolar. Namun, perjalanan itu tidak tanpa tantangan. Musk menghadapi tekanan profitabilitas, persaingan ketat di industri otomotif listrik, serta risiko ekonomi global yang dapat memengaruhi valuasi asetnya.

Pencapaian ini bukan hanya soal angka, tetapi juga simbol dari dampak inovasi dan visi futuristik Musk dalam membentuk masa depan teknologi dan ekonomi dunia. Dari Tesla hingga SpaceX dan xAI, perjalanan Musk menunjukkan bahwa ambisi besar disertai strategi cerdas dapat menghasilkan rekor yang sebelumnya dianggap mustahil.

(Penulis: Pipit Ramadhani/Foto: Trevor Colby via Wikimedia Commons)

More From Author

blank

Merdeka Gold Resources (EMAS) Mulai Penambangan Pertama di Proyek Emas Pani

blank

Sarana Mitra Luas (SMIL) Resmi Ekspansi ke Sektor Pertambangan Melalui Joint Operation Strategis

blank
ASA Media
ASA Media

Video Pilihan