Otoritas Jasa Keuangan mengajukan dua kandidat direksi untuk mengisi kursi kepemimpinan Bursa Efek Indonesia dalam proses seleksi yang tengah berlangsung. Langkah ini menjadi sorotan setelah direktur utama BEI sebelumnya mengundurkan diri menyusul tekanan pasar dan evaluasi MSCI terhadap pasar modal Indonesia.
OJK telah menerima empat paket kandidat untuk jajaran direksi BEI periode 2026-2030. Dengan jumlah tujuh direktur di bursa, total ada 28 calon direktur yang diajukan kepada OJK. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi menyatakan hal ini dalam jumpa pers bulanan regulator. Proses seleksi akan dilakukan secara ketat untuk mendapatkan figur terbaik.
Dua kandidat utama yang diajukan dinilai memiliki latar belakang kuat di bidang pasar modal dan regulasi keuangan. Proses seleksi ini menjadi krusial mengingat BEI tengah menghadapi tekanan dari MSCI dan indeks global lainnya terkait aturan free float dan tata kelola perusahaan tercatat.
Kepemimpinan baru di BEI diharapkan dapat membawa angin segar bagi reformasi pasar modal Indonesia serta memulihkan kepercayaan investor asing yang sempat terganggu akibat gejolak regulasi dalam beberapa bulan terakhir.

