blank

Prajogo Pangestu Lepas 1,17 Miliar Saham CUAN dalam Sepekan demi Aturan Free Float

Prajogo Pangestu melepas 1,17 miliar saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) hanya dalam sepekan hingga akhir April 2026. Aksi jual ini menurunkan porsi kepemilikan konglomerat tersebut dari sebelumnya menjadi 81,64%, sebagai langkah memenuhi aturan batas minimum free float 15% yang mulai efektif akhir Maret 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia, Prajogo melepas 782,9 juta saham CUAN pada 27-29 April 2026. Sebelumnya dalam pekan yang sama, ia juga telah menjual sebagian kepemilikannya sehingga total saham yang dilepas mencapai 1,17 miliar lembar. Aksi ini merupakan respons terhadap aturan baru Otoritas Jasa Keuangan dan BEI yang mewajibkan perusahaan tercatat memiliki free float minimal 15%.

Media keuangan global Bloomberg melaporkan langkah orang terkaya Indonesia ini sebagai sinyal kepatuhan terhadap aturan yang lebih ketat. Saat ini tercatat 267 perusahaan di BEI yang masih belum memenuhi ketentuan free float tersebut. Dari jumlah itu, hanya 49 emiten yang menyumbang sekitar 90% total kapitalisasi pasar. Prajogo diketahui menguasai saham di sejumlah emiten besar seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara dan mineral. Emiten ini menjadi salah satu pilar bisnis Grup Barito yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu, konglomerat dengan kekayaan mencapai miliaran dolar yang namanya masuk jajaran orang terkaya di Asia Tenggara.

Ke depannya, kepatuhan terhadap aturan free float 15% menjadi tantangan bagi sejumlah emiten besar di Indonesia. Langkah Prajogo melepas saham CUAN diprediksi akan diikuti oleh pemegang saham pengendali di emiten lain yang masih memiliki free float di bawah ketentuan. Hal ini berpotensi meningkatkan likuiditas perdagangan dan memperluas basis investor di pasar modal Indonesia.

More From Author

blank

BEI Catat 15 Perusahaan Siap IPO, Pasar Modal Riil Tunjukkan Gairah

blank

International Banker Soroti Tantangan Berat Pasar Modal Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

blank
Family Office
Family Office

Video Pilihan