blank

TOTL Jadwalkan Dividen 8,9%, Yield Tertinggi di Sektor Konstruksi

Jakarta, Investor IDN –PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) mengumumkan pembagian dividen tunai dengan yield mencapai 8,9%, menjadikannya salah satu emiten konstruksi dengan imbal hasil dividen tertinggi di Bursa Efek Indonesia. Cum dividen dijadwalkan pada 18 Mei 2026, sementara tanggal pembayaran pada 5 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi, TOTL akan membagikan dividen sebesar Rp55 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Dengan harga saham TOTL yang berkisar di level Rp620–630, yield dividen tersebut mencapai 8,9% — jauh di atas rata-rata sektor konstruksi yang berkisar 3-5%. Total dividen yang dibagikan diperkirakan mencapai sekitar Rp220 miliar atau 75% dari laba bersih perseroan.

Kinerja keuangan TOTL pada 2025 menunjukkan perbaikan signifikan. Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp295 miliar, tumbuh 18,6% year-on-year, didorong oleh penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur dan properti. Pendapatan usaha mencapai Rp2,8 triliun dengan marjin laba bersih di level 10,5%. Kontrak baru yang diraih sepanjang 2025 mencapai Rp3,2 triliun, memberikan visibilitas pendapatan untuk 2-3 tahun ke depan.

PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) adalah perusahaan konstruksi dan engineering yang telah berdiri sejak 1975 dan tercatat di BEI pada 2006. Perusahaan memiliki spesialisasi di bidang konstruksi gedung bertingkat, hotel, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan. Beberapa proyek ikonik yang pernah dikerjakan antara lain gedung perkantoran di kawasan SCBD dan pusat perbelanjaan di berbagai kota besar.

Manajemen TOTL menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 12-15% pada 2026, didukung oleh pipeline proyek infrastruktur pemerintah dan swasta. Kebijakan dividen pay-out ratio di kisaran 70-75% diproyeksikan masih akan dipertahankan, menarik bagi investor pencari pendapatan dividen.

More From Author

blank

Dividen BJTM Jumbo 9,3%, Bank Jatim Bagi Rp3,1 Triliun

Saham ABBA Eric Thohir

Erick Thohir Muncul sebagai Pemilik Manfaat Akhir ABBA International

blank
Family Office
Family Office

Video Pilihan