Jakarta, Investor IDN – PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) mengumumkan dividen tunai jumbo sebesar Rp99,85 miliar untuk tahun buku 2025, setara Rp40 per saham. Angka ini melesat 82% dibanding tahun buku 2024 yang hanya membagikan Rp22 per saham, mencerminkan perbaikan kinerja signifikan di tengah sektor konstruksi yang mulai bergairah pasca tekanan ekonomi tahun-tahun sebelumnya.
Keputusan pembagian dividen ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar 22 Mei 2026, dengan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 4 Juni 2026. Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 5 Juni 2026, sementara untuk pasar tunai cum dividen pada 8 Juni 2026 dan ex dividen pada 9 Juni 2026. Recording date atau tanggal pencatatan Daftar Pemegang Saham yang berhak menerima dividen adalah 8 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, dengan pembayaran dividen tunai dijadwalkan cair pada 23 Juni 2026.
Lonjakan dividen ini sejalan dengan perbaikan fundamental NRCA yang mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025. Payout ratio mencapai sekitar 57%, turun sedikit dari 65% di tahun buku 2024, namun nilai nominal dividen justru naik drastis berkat pertumbuhan laba bersih yang spektakuler. Strategi ini menunjukkan keseimbangan antara memberikan return langsung kepada pemegang saham dengan mempertahankan kas untuk ekspansi proyek-proyek baru yang mulai berdatangan.
NRCA yang bergerak di bidang jasa konstruksi untuk bangunan komersial dan infrastruktur merupakan anak usaha dari PT Surya Semesta Internusa Tbk, salah satu grup konstruksi ternama di Indonesia. Perseroan yang mulai beroperasi secara komersial sejak 1975 ini telah memiliki pengalaman lebih dari lima dekade dalam mengerjakan berbagai proyek strategis di seluruh nusantara. Kantor pusatnya yang berlokasi di Graha Cipta Building, Jakarta Selatan, menjadi pusat operasional dari ratusan proyek yang tersebar di berbagai provinsi.
Kinerja keuangan NRCA di tahun 2025 mencerminkan pemulihan sektor konstruksi yang mulai kembali menanjak seiring akselerasi proyek infrastruktur pemerintah dan properti komersial. Free cash flow per saham tercatat mencapai Rp107, memberikan ruang yang cukup luas bagi manajemen untuk membagikan dividen tanpa mengganggu likuiditas operasional dan belanja modal untuk proyek-proyek yang sedang berjalan. Angka ini jauh lebih sehat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang sempat tertekan akibat pandemi dan inflasi material konstruksi.
Yang menarik, rasio pembagian dividen NRCA cukup agresif dibanding emiten konstruksi lain yang cenderung konservatif dalam mengalokasikan laba. Sebagian besar emiten konstruksi biasanya menahan sebagian besar laba untuk modal kerja mengingat sifat bisnis yang padat modal dan membutuhkan kas yang besar untuk pengadaan material serta pembiayaan proyek jangka panjang. Namun, keputusan NRCA untuk membagikan dividen Rp40 per saham menunjukkan bahwa arus kas perseroan di 2025 benar-benar solid dan posisi likuiditas sangat kuat.
Historis dividen NRCA menunjukkan konsistensi dalam beberapa tahun terakhir meski sempat vakum di era pandemi. Untuk tahun buku 2023, NRCA membagikan dividen Rp29 per saham, naik menjadi Rp22 per saham untuk tahun buku 2024, lalu melonjak drastis menjadi Rp40 per saham untuk tahun buku 2025. Tren kenaikan ini mencerminkan trajektori pertumbuhan bisnis yang positif dan optimisme manajemen terhadap prospek ke depan.
Dengan harga saham NRCA yang bergerak di kisaran Rp515 pada akhir Mei 2026, dividend yield yang ditawarkan mencapai sekitar 7,8%, angka yang sangat menarik dibanding rata-rata yield sektor konstruksi yang biasanya di bawah 4%. Yield tinggi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor yang mencari kombinasi stabilitas dividen dan potensi capital gain dari saham konstruksi yang mulai menunjukkan momentum positif.
Buat investor yang ingin kebagian dividen jumbo ini, pastikan sudah masuk portofolio sebelum cum date 4 Juni 2026 di pasar reguler atau negosiasi. Setelah tanggal tersebut, saham NRCA akan diperdagangkan ex dividen dan pembeli baru tidak lagi berhak atas dividen tahun buku 2025 ini. Pergerakan harga NRCA ke depan juga pantang dilewatkan karena dividen jumbo seperti ini sering menjadi sentimen penggerak di bursa, terutama menjelang cum date yang biasanya memicu aksi beli jangka pendek.
Catat jadwal lengkapnya dan pantau pergerakan harga NRCA dalam minggu ini. Dengan fundamental yang kuat, dividen yield tinggi, dan prospek sektor konstruksi yang mulai cerah, NRCA layak masuk watchlist investor yang mencari kombinasi income dan growth di tahun 2026.

