PRDL

PRDL Resmi Melantai, IPO Anak Usaha Prodia Diserbu Investor

Jakarta, Investor-idn.com – PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) resmi masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 9 Juli 2026. Emiten alat kesehatan diagnostik yang dikenal dengan merek Proline itu tercatat di Papan Pengembangan dan menjadi perusahaan tercatat keenam di BEI sepanjang 2026.

Masuknya PRDL ke bursa menarik perhatian karena terjadi setelah masa penawaran umum yang ramai. Berdasarkan data e-IPO, PRDL menetapkan harga final Rp120 per saham dengan jumlah saham yang ditawarkan 5.229.000 lot atau setara 522,90 juta saham.

Dengan harga tersebut, dana yang dihimpun dari penawaran umum berada di kisaran Rp62,75 miliar. IPO PRDL mencatat kelebihan permintaan hingga 709,93 kali dengan 1.273.678 antrean pemesanan melalui sistem e-IPO.

PRDL merupakan produsen alat kesehatan in vitro diagnostic (IVD) yang berdiri sejak 2010. Di laman e-IPO, perseroan disebut sebagai pionir produsen reagen dan instrumen IVD dalam negeri. Secara grup, PRDL juga dikenal sebagai bagian dari ekosistem Prodia.

Bagi investor, antusiasme besar pada masa IPO biasanya menjadi sinyal minat pasar yang tinggi, tetapi tidak otomatis menghapus risiko volatilitas pada perdagangan awal. Dengan harga penawaran Rp120 per saham, batas auto rejection atas pada hari pertama berada di sekitar Rp162 jika mengacu simulasi kenaikan 35%.

Karena itu, PRDL layak masuk radar pelaku pasar, terutama bagi investor yang mencermati sektor kesehatan dan alat diagnostik. Namun, keputusan masuk tetap perlu memperhitungkan valuasi, prospek penggunaan dana IPO, serta ketahanan kinerja perseroan setelah resmi menjadi perusahaan publik.

More From Author

BKDP

BKDP Keluar dari Papan Pemantauan Khusus, Apa Artinya bagi Investor?

SOCI

SOCI Bentuk Anak Usaha ASB, Ekspansi Pelayaran Masih Berlanjut

blank
Family Office
Family Office

Video Pilihan