Jakarta, Investor-idn.com – Proses go private PT Indointernet Tbk (EDGE) berlanjut dengan perpanjangan periode penawaran tender sukarela tahap kedua. Informasi ini krusial bagi pemegang saham publik karena tender offer menjadi jalur keluar utama sebelum rencana delisting berjalan lebih jauh.
Dalam keterbukaan informasi tertanggal 21 Juli 2026, EDGE menyampaikan pengumuman perpanjangan periode penawaran tender sukarela periode kedua atas saham perseroan. Iklan keterbukaan informasi tersebut diumumkan pada 21 Juli 2026.
Penawaran tender sukarela ini dilakukan oleh Digital Edge (Hong Kong) Ltd sehubungan dengan rencana EDGE berubah status dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup, termasuk rencana penghapusan pencatatan saham dari Bursa Efek Indonesia.
Berdasarkan brosur tender offer yang tersedia di situs Indonet, harga penawaran ditetapkan Rp11.500 per saham. Harga itu disebut 141,2% lebih tinggi dari rata-rata harga tertinggi perdagangan harian selama 90 hari terakhir sebelum pengumuman rencana go private, yaitu Rp4.768 per saham.
Harga tender tersebut juga 140,1% lebih tinggi dari harga penutupan EDGE sebelum pengumuman rencana go private, yakni Rp4.790 per saham. Dari sisi jadwal, periode penawaran tender berlangsung pada 25 Juni-24 Juli 2026, dengan tanggal pembayaran 5 Agustus 2026.
Rencana go private EDGE sebelumnya telah disetujui pemegang saham independen pada 22 April 2026. Dengan latar itu, perpanjangan periode tender memberi tambahan waktu bagi investor publik untuk mengevaluasi pilihannya.
Yang perlu dipahami, tender offer sukarela bukan sekadar soal harga. Dalam proses go private, investor yang tidak mengikuti tender berpotensi tetap memegang saham perusahaan yang nantinya tidak lagi diperdagangkan di bursa jika delisting efektif.
Karena itu, pemegang saham EDGE perlu mencermati tenggat 24 Juli 2026, mekanisme instruksi melalui perusahaan efek atau bank kustodian, serta jadwal pembayaran. Keputusan tetap harus disesuaikan dengan tujuan investasi, kebutuhan likuiditas, dan pemahaman atas konsekuensi memegang saham setelah proses go private.
Perseroan tidak menyebut dampak operasional dari pengumuman perpanjangan tender ini. Fokus keterbukaan berada pada proses penawaran kepada pemegang saham publik dan kelanjutan agenda go private EDGE.
