Jakarta, Investor-idn.com – PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk. (ASMI) kembali membawa rencana pembelian kembali saham atau buyback ke forum pemegang saham. Perseroan menyiapkan dana maksimum Rp17,92 miliar untuk membeli kembali sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
Dalam keterbukaan informasi di BEI, ASMI menyatakan buyback ditujukan untuk membeli sebanyak-banyaknya 10% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Dana maksimum yang dialokasikan sebesar Rp17.916.760.920, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya.
Perseroan menyebut sumber dana buyback berasal dari saldo kas internal. ASMI juga menyatakan telah menyisihkan dana yang dinilai tidak mengganggu kegiatan operasional.
Biaya perantara pedagang efek dalam transaksi buyback dibatasi maksimum 0,3% dari nilai transaksi. Sementara itu, nilai nominal saham yang benar-benar dibeli kembali akan bergantung pada realisasi pembelian di pasar.
Rencana ini belum otomatis berjalan. ASMI menjadwalkan RUPSLB kedua pada 14 Agustus 2026 untuk meminta persetujuan pemegang saham. RUPSLB pertama sebelumnya tidak memenuhi kuorum untuk mata acara buyback.
Jika disetujui, pelaksanaan buyback akan berlangsung paling lama 12 bulan sejak persetujuan RUPSLB kedua. Perseroan juga dapat menghentikan pelaksanaan lebih cepat apabila jumlah saham yang dibeli kembali telah mencapai batas maksimum atau perseroan memutuskan untuk mengakhiri program tersebut.
Manajemen ASMI menyatakan buyback dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham agar lebih mencerminkan kinerja perseroan. Perseroan juga menyebut rencana tersebut diharapkan tidak memengaruhi kegiatan usaha dan operasional.
Bagi pemegang saham, agenda 14 Agustus menjadi penentu awal. Setelah itu, perhatian pasar akan bergeser pada harga eksekusi, laju realisasi buyback, dan seberapa besar program ini mampu menambah dukungan likuiditas di saham ASMI.

