Saham BEEF

BEEF Serap 52,56 Juta Saham Buyback, Dana Terpakai Sekitar Rp9,46 Miliar

Investor-idn.com – PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF) melaporkan hasil pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback untuk periode 19 Mei 2026 sampai 18 Agustus 2026. Realisasi yang terbaca dalam lampiran mencapai 52,56 juta saham.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, BEEF menyampaikan buyback tersebut merujuk pada rencana pembelian kembali hingga 333.333.333 saham. Harga maksimum yang disebut dalam rencana buyback adalah Rp300 per saham, dengan nilai maksimal Rp100 miliar.

Berdasarkan ringkasan lampiran, jumlah saham yang telah dibeli kembali tercatat 52.558.600 saham. Dana yang telah digunakan sekitar Rp9,46 miliar, sehingga sisa nominal buyback masih sekitar Rp90,54 miliar.

Rentang harga transaksi dalam tabel bergerak cukup lebar. Pada 20 Mei 2026, misalnya, BEEF membeli 2.998.700 saham dengan harga rata-rata Rp167 per saham. Pada 22 Juli 2026, perseroan membeli 827.500 saham dengan harga rata-rata Rp298 per saham.

Buyback BEEF penting bagi investor karena program ini dapat memengaruhi jumlah saham beredar di pasar dan persepsi manajemen terhadap valuasi sahamnya sendiri. Namun, realisasi dana sekitar Rp9,46 miliar menunjukkan ruang pelaksanaan program masih besar dibandingkan nilai maksimal Rp100 miliar.

Perseroan menyatakan tidak ada dampak material dari informasi tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha. Dengan posisi itu, pasar kemungkinan akan lebih menyoroti kelanjutan eksekusi buyback dan harga rata-rata pembelian pada periode berikutnya.

Untuk pemegang saham BEEF, angka kunci yang perlu dipantau adalah kecepatan serapan buyback terhadap sisa anggaran. Jika pembelian kembali berlanjut, efeknya tidak hanya berada pada arus kas perseroan, tetapi juga pada dinamika pasokan saham di pasar reguler.

More From Author

Saham PIPA

PIPA Bidik Akuisisi Bisnis Gas, Target Punya Kontrak di Atas USD 100 Juta

Saham PPRE

PPRE Kantongi Kontrak Baru Rp1,5 Triliun, Rugi Semester I Susut 93%

blank
Family Office
Family Office

Video Pilihan