Jakarta, Investor-idn.com – PT UBC Medical Indonesia Tbk. (LABS) menyiapkan pembelian kembali saham dengan nilai maksimal Rp12,6 miliar. Aksi ini akan berjalan selama lima bulan, mulai 11 Agustus 2026 hingga 11 Januari 2027, sehingga menjadi agenda yang perlu dipantau investor di tengah pergerakan harga saham perseroan.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), LABS menyampaikan rencana buyback saham tanpa persetujuan RUPS. Perseroan merujuk pada ketentuan pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
Jumlah saham yang dapat dibeli kembali ditetapkan sebanyak-banyaknya 60.000.000 saham. Jumlah tersebut mewakili maksimal 1,51% dari total saham beredar dan tidak akan melebihi 20% dari modal disetor perseroan.
Nilai keseluruhan buyback diperkirakan sebesar-besarnya Rp12.600.000.000. Angka itu sudah termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lain yang berkaitan dengan pembelian kembali saham.
Pelaksanaan transaksi akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia secara bertahap. LABS menyatakan pembelian kembali saham akan tetap memperhatikan kondisi likuiditas, permodalan, serta ketentuan jumlah saham beredar.
Perseroan juga menyebut buyback tidak akan dilakukan jika dapat mengurangi likuiditas saham secara signifikan di bursa. Dari sisi internal, manajemen menyatakan kondisi modal dan arus kas cukup untuk membiayai rencana tersebut tanpa mengganggu kegiatan operasional, kondisi keuangan, ataupun rencana investasi.
Bagi investor, buyback sering dibaca sebagai upaya manajemen menjaga keseimbangan antara fundamental dan harga pasar. Namun, dampak akhirnya tetap bergantung pada realisasi pembelian, harga eksekusi, dan perubahan jumlah saham beredar setelah program berjalan.

