Jakarta, Investor IDN — TAPG memutuskan bagi-bagi dividen tunai Rp91 per saham tahun ini, setara total Rp450 miliar yang mengalir langsung dari anak usahanya, Union Sampoerna. Pembayaran sudah dieksekusi pada 25 Mei 2026.
Dividen ini bersumber dari pendapatan anak usaha yang solid. Union Sampoerna menyetorkan Rp450 miliar ke induk, lalu TAPG mendistribusikannya ke pemegang saham. Buat investor yang ngantre dividen, angka Rp91 per saham ini cukup menarik dibanding harga pasar saat ini.
Dari sisi fundamental, TAPG mencatat pendapatan Rp11,40 triliun tahun lalu. Dengan dividen sebesar itu, yield-nya masih kompetitif di sektor sejenis. Emiten yang berkantor di The East Building, Lantai 23 itu punya track record bagi dividen yang cukup konsisten.
Kalau lihat struktur bisnisnya, TAPG mengandalkan lini usaha lewat anak-anak perusahaan. Dividen dari Union Sampoerna jadi bukti aliran dana dari hilir ke holding berjalan lancar. Ini sinyal positif buat investor yang suka emiten dengan cash flow kuat.
Catat baik-baik: pembayaran sudah dilakukan, jadi buat yang ketinggalan cum date, pantau aksi korporasi berikutnya. TAPG biasanya konsisten setahun sekali bagi dividen. Simpan kode saham ini di radar.

