Investor-idn.com – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memasuki fase penting dalam aksi korporasinya. Emiten energi yang terafiliasi dengan pengusaha Happy Hapsoro tersebut menjalankan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5.
Melalui aksi ini, nilai nominal saham RAJA berubah dari Rp25 per saham menjadi Rp5 per saham. Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 4.227.082.500 saham menjadi 21.135.412.500 saham.
Secara teknis, stock split tidak mengubah nilai ekonomi kepemilikan investor. Satu saham lama akan menjadi lima saham baru, sementara harga pasar akan menyesuaikan secara proporsional. Namun, dampak psikologis dan likuiditasnya bisa berbeda, terutama untuk saham yang sudah memiliki profil pasar kuat.
Itulah yang membuat RAJA tetap menarik dicermati. Aksi stock split bukan kejutan baru, tetapi pelaksanaannya datang pada saat pasar masih sensitif terhadap saham energi, aksi korporasi grup usaha besar, dan peluang masuknya investor ritel baru ke saham-saham dengan nominal yang lebih terjangkau.
Saham dengan nilai nominal baru RAJA dijadwalkan mulai diperdagangkan di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 16 Juli 2026. Sementara itu, perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai dimulai pada 20 Juli 2026.
Dengan jumlah saham yang lebih besar dan harga per saham yang secara teori menjadi lebih rendah, RAJA berpeluang menarik kelompok investor yang sebelumnya melihat harga nominal saham ini terlalu tinggi untuk akumulasi bertahap. Namun, akses yang lebih mudah tidak otomatis berarti valuasi menjadi lebih murah.
Pasar tetap akan menimbang kinerja bisnis energi perseroan, prospek proyek, arus kas, serta kemampuan manajemen menjaga pertumbuhan setelah aksi korporasi selesai. Stock split hanya membuka pintu likuiditas; cerita fundamental tetap harus diisi oleh kinerja.
Karena itu, RAJA kini berada di titik yang menarik. Bagi investor ritel, harga pasca-stock split bisa terasa lebih bersahabat. Bagi pasar, yang diuji adalah apakah likuiditas baru dapat bertemu dengan ekspektasi pertumbuhan yang cukup kuat untuk menjaga minat terhadap saham energi ini.

