Saham JAST

JAST Garap Aplikasi Layanan Kemenkeu, Tahap Awal Siapkan 1.675 Lisensi

Jakarta, Investor-idn.com – PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) mendapat mandat baru di sektor layanan teknologi pemerintah. Perseroan dipilih sebagai penyedia aplikasi layanan untuk Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), JAST menyampaikan aplikasi service management tersebut telah go-live sejak 25 Juli 2026. Pada fase pertama, perseroan menyediakan 1.675 lisensi pengguna.

Lisensi itu digunakan untuk mendukung proses ticketing di lingkungan Kementerian Keuangan. Dengan skala pengguna tersebut, proyek ini menjadi salah satu pengumuman operasional yang relevan untuk dicermati pemegang saham JAST, terutama karena perseroan bergerak di layanan komunikasi dan teknologi.

JAST menyebut implementasi saat ini berada pada tahapan migrasi sistem. Proses tersebut mencakup migrasi data, konfigurasi sistem, serta pengujian agar transisi dari sistem lama ke platform baru berjalan stabil.

Perseroan juga menyiapkan fase kedua implementasi yang direncanakan mulai 2027. Pada tahap itu, fitur yang akan ditambahkan meliputi omnichannel, telephony, dan layanan pendukung lainnya.

Manajemen menilai proyek ini dapat memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perusahaan. Pada saat yang sama, perseroan menyatakan tidak ada dampak negatif terhadap aspek hukum maupun operasional.

Namun, dokumen yang terbaca dalam run ini belum memuat nilai kontrak maupun proyeksi kontribusi pendapatan. Karena itu, investor masih perlu menunggu penjelasan lanjutan untuk mengukur seberapa besar proyek Kementerian Keuangan ini terhadap kinerja JAST.

More From Author

Saham EAST

EAST Tebar Dividen Interim Rp8,25 Miliar, Investor Catat Jadwal Agustus

Saham HAIZ

HAIS Pulihkan Kinerja Q2, Pendapatan Naik 28,57% dan Arus Kas Tetap Tumbuh

blank
Family Office
Family Office

Video Pilihan