Saham BSDE

Pendapatan BSDE Turun ke Rp4,75 Triliun, Margin Laba Kotor Justru Naik

Jakarta, Investor-idn.com – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan pendapatan usaha Rp4,75 triliun pada semester I-2026. Angka itu turun dari periode yang sama tahun lalu, tetapi margin laba kotor perseroan justru meningkat.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, BSDE menyampaikan pendapatan usaha semester I-2026 turun 25,64% dari Rp6,39 triliun pada semester I-2025. Penurunan tersebut terutama mencerminkan normalisasi pengakuan pendapatan penjualan properti.

Pendapatan penjualan masih menjadi kontributor terbesar, sekitar 79% dari total pendapatan usaha. Dengan total pendapatan Rp4,75 triliun, komposisi ini menunjukkan bisnis pengembangan properti tetap menjadi penggerak utama laporan laba rugi BSDE.

Di sisi profitabilitas, laba kotor BSDE tercatat Rp3,16 triliun. Margin laba kotor naik menjadi 67% dari 64% pada periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan biaya langsung dan bauran pendapatan masih dapat dikelola di tengah penurunan pendapatan.

Laba bersih BSDE pada semester I-2026 tercatat Rp603,89 miliar, turun 52,82% secara tahunan. Penurunan laba bersih ini menjadi catatan penting bagi investor karena menunjukkan tekanan belum berhenti di level pendapatan.

Satu penopang yang relatif stabil datang dari pendapatan berulang. Recurring revenue BSDE naik 19% menjadi Rp1 triliun, dengan pendapatan sewa tercatat Rp592 miliar.

Bagi pemegang saham BSDE, laporan ini memperlihatkan dua hal sekaligus: siklus pengakuan pendapatan properti masih menekan angka utama, tetapi margin dan pendapatan berulang memberi bantalan. Perkembangan marketing sales, serah terima proyek, dan kontribusi recurring revenue akan menjadi indikator penting pada sisa 2026.

More From Author

Saham BUMA

EBITDA DOID Naik Jadi US$69 Juta, Arus Kas Bebas Melonjak di 6M26

blank
Family Office
Family Office

Video Pilihan