blank

Pendapatan WSBP Naik, Tapi Rugi Semester I Bengkak Jadi Rp285,59 Miliar

Jakarta, Investor-idn.com – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) masih menghadapi tekanan berat pada semester I 2026. Pendapatan memang tumbuh, tetapi rugi bersih justru membesar.

WSBP membukukan pendapatan usaha Rp808,07 miliar per Juni 2026, naik 10,3% dibandingkan Rp732,65 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, rugi bersih perseroan meningkat 20,5% menjadi Rp285,59 miliar dari sebelumnya Rp236,88 miliar.

Masalah utama terlihat pada beban pokok pendapatan yang tumbuh lebih cepat daripada pendapatan. Beban pokok pendapatan naik 19,5% menjadi Rp717,99 miliar, sehingga laba kotor turun 31,5% menjadi Rp90,07 miliar dari Rp131,50 miliar.

Dengan struktur seperti itu, kenaikan pendapatan belum cukup untuk memperbaiki bottom line. Beban umum dan administrasi memang turun 15,9% menjadi Rp161,18 miliar, tetapi total beban usaha masih tinggi di Rp220,21 miliar.

Tekanan juga terlihat pada ekuitas. Defisiensi ekuitas WSBP melebar menjadi Rp2,24 triliun per 30 Juni 2026, naik 14,1% dari Rp1,97 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, total liabilitas meningkat tipis 2,7% menjadi Rp5,16 triliun.

Arus kas operasi menunjukkan perbaikan relatif, tetapi masih negatif. Kas bersih dari aktivitas operasi tercatat minus Rp24,36 miliar, membaik dibandingkan defisit Rp158,52 miliar pada semester I 2025. Posisi kas dan setara kas akhir periode turun 24,1% menjadi Rp37,71 miliar.

Bagi investor, laporan ini menunjukkan bahwa pemulihan WSBP belum bisa hanya dibaca dari pertumbuhan pendapatan. Yang lebih menentukan adalah kemampuan perseroan menekan beban pokok, memperbaiki margin, dan mengurangi tekanan neraca yang masih membayangi.

More From Author

PTPP

Komisaris Baru PTPP di Tengah Rugi Triliunan, Pengangkatan Aisyah Zakiyyah Tuai Banyak Pertanyaan

RMKO

HMETD RMKO Mulai Diperdagangkan, Pemegang Saham Utama Siapkan Rp108 Miliar

blank
Family Office
Family Office

Video Pilihan