Jakarta , Investor IDN — Sebanyak 16 emiten akan memasuki cum date dividen pada 20-22 Mei 2026, membuka peluang bagi investor yang mengejar pendapatan tunai dari saham. Dari daftar itu, PBID dan CITA menjadi sorotan utama karena menawarkan dividend yield yang paling menarik di tengah pasar yang masih bergejolak.
PBID atau PT Panca Budi Idaman Tbk menjadi salah satu yang paling diburu karena menetapkan dividen Rp53 per saham dengan harga terakhir Rp555, sehingga yield-nya mencapai 9,55 persen . Dengan profil seperti itu, saham ini masuk radar investor yang mencari kombinasi dividen dan likuiditas.
CITA atau PT Cita Mineral Investindo Tbk juga mencuri perhatian setelah mengumumkan dividen Rp351 per saham. Dengan harga saham di area Rp3.500, yield emiten tambang bauksit ini disebut berada di kisaran 19,46 persen, menjadikannya salah satu yang paling tinggi di daftar pekan ini.
Selain dua nama itu, daftar cum date juga mencakup emiten lain dengan karakter berbeda, mulai dari sektor properti, konstruksi, hingga konsumsi. Pergerakan saham seperti POWR, TOTL, BAYU, MARK, MDLA, PLIN, MCOL, dan SHIP juga layak dicermati karena biasanya ikut mendapat perhatian menjelang tanggal cum date.
Secara historis, saham pembagi dividen kerap mengalami kenaikan minat beli menjelang cum date sebelum kembali normal setelah ex date. Karena itu, investor perlu membedakan antara saham yang menarik secara yield dan saham yang memang kuat secara fundamental.
Di tengah pasar yang belum stabil, dividen tetap menjadi salah satu strategi paling realistis bagi investor ritel untuk mengunci imbal hasil. Namun, kejar yield tanpa memperhitungkan risiko penurunan harga bisa membuat potensi keuntungan tergerus.

