Jakarta, Investor-idn.com – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Aksi korporasi ini membuat jumlah saham beredar perseroan naik cukup besar, dari 1,43 miliar saham menjadi 2,43 miliar saham.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, CASH menyampaikan bahwa jumlah saham yang ditawarkan dalam PUT I mencapai sebanyak-banyaknya 996.676.699 saham. Dari jumlah tersebut, pelaksanaan HMETD menyerap 749.857.581 saham.
Sisa saham dalam aksi korporasi itu diambil oleh pembeli siaga sebanyak 246.819.118 saham. Perseroan juga mencatat tidak ada saham hasil pemesanan tambahan, sehingga tambahan saham yang akan dicatatkan tetap 996.676.699 saham.
Secara struktur modal, tambahan saham tersebut setara sekitar 69,6% dari jumlah saham sebelum PUT I. Setelah transaksi, saham baru mewakili sekitar 41,1% dari total saham beredar CASH. Angka ini penting bagi pemegang saham karena menjadi dasar baru untuk membaca porsi kepemilikan, likuiditas, dan perhitungan rasio per saham ke depan.
PUT I CASH berlangsung pada 14-20 Juli 2026, sementara penjatahan pemesanan saham tambahan dilakukan pada 23 Juli 2026. Tanggal kejadian dalam dokumen keterbukaan juga dicatat pada 23 Juli 2026.
Manajemen menyatakan penyelesaian aksi korporasi ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Meski begitu, investor tetap perlu menunggu laporan keuangan berikutnya untuk melihat bagaimana perubahan jumlah saham ini tercermin pada kinerja per saham dan struktur permodalan CASH.

