Jakarta, Investor-idn.com – PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) menyiapkan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau PMHMETD I. Rencana ini penting bagi investor karena menyangkut tambahan saham baru, potensi dilusi, dan arah pendanaan perseroan ke bisnis data center.
Dalam keterbukaan kepada BEI, MGLV berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 285.732.512 saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham. Jumlah tersebut masih berupa jumlah maksimum, sementara harga pelaksanaan, rasio HMETD, dan jumlah final saham baru akan ditetapkan dalam prospektus.
Rencana rights issue itu masih memerlukan persetujuan pemegang saham. MGLV menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 3 September 2026. Setelah itu, perseroan akan menyampaikan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan dan menunggu pernyataan efektif.
Jika seluruh saham baru diterbitkan, modal ditempatkan dan disetor penuh MGLV secara proforma naik dari 1.904.883.411 saham menjadi 2.190.615.923 saham. Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD dan tidak mengambil porsinya atas saham baru berpotensi terdilusi maksimum 13,04%.
Penggunaan dana menjadi bagian yang perlu dicermati. Setelah dikurangi biaya emisi, dana PMHMETD I akan diarahkan untuk pelunasan pengambilalihan PT Nextier Askara Center dan PT Nextier Genai Center, pembayaran lebih awal utang kepada PT Nextier Datamate Center, serta kebutuhan modal kerja, belanja modal, dan/atau pengembangan bisnis data center.
Manajemen menyebut aksi ini diharapkan memperkuat aset dan ekuitas perseroan. Namun, bagi investor, ruang analisis belum lengkap sampai prospektus final memuat harga pelaksanaan, jadwal perdagangan HMETD, rasio hak, dan rincian final penggunaan dana.

