Jakarta, Investor-idn.com – Rencana pengambilalihan PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) masuk babak baru. Calon pengendali baru, Saiko Consultancy Pte Ltd, telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan PT Asia Intrainvesta untuk transaksi sebanyak-banyaknya 1 miliar saham.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen NAYZ menyampaikan perkembangan negosiasi tersebut berkaitan dengan rencana pengambilalihan saham perseroan oleh Saiko. Jumlah saham yang menjadi objek transaksi setara 39,22% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh NAYZ.
Perjanjian itu ditandatangani pada Kamis, 30 Juli 2026. Bagi investor, poin ini penting karena proses yang sebelumnya masih berada di tahap negosiasi kini sudah memiliki dokumen transaksi bersyarat antara calon pembeli dan pemegang saham pengendali saat ini.
Meski begitu, transaksi belum dapat dibaca sebagai pengambilalihan yang telah rampung. Penyelesaian masih bergantung pada pemenuhan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat tersebut.
PT Asia Intrainvesta disebut sebagai pihak penjual dalam rencana transaksi ini, sementara Saiko bertindak sebagai calon pengendali baru. Jika transaksi selesai, struktur kendali NAYZ berpotensi berubah karena porsi saham yang dialihkan mencapai hampir dua perlima modal perseroan.
Manajemen NAYZ menyatakan informasi atau fakta material tersebut tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan pada saat pengumuman disampaikan.
Untuk pemegang saham, agenda berikutnya adalah menunggu pemenuhan syarat transaksi dan pengumuman lanjutan dari perseroan. Dokumen BEI yang tersedia dalam run ini belum memuat harga transaksi maupun rincian kewajiban setelah perubahan pengendali.

