blank

Profil Perusahaan PT Astra International Tbk (ASII) Tahun 2025

Jakarta, INVESTOR IDN – PT Astra International Tbk (ASII), yang dikenal sebagai Astra, merupakan konglomerat multinasional terbesar di Indonesia dan menjadi grup otomotif terbesar di Asia Tenggara. Didirikan pada tahun 1957 oleh Tjia Kian Tie dan Liem Pen Hong, Astra kini berkantor pusat di Menara Astra, Jakarta. Mayoritas saham Astra dimiliki oleh Jardine Cycle & Carriage Ltd., bagian dari konglomerasi Keswick dari Skotlandia.

Bidang Usaha dan Diversifikasi
Astra telah mendiversifikasi bisnisnya ke dalam tujuh segmen utama:

  • Otomotif
  • Jasa keuangan
  • Alat berat, pertambangan, dan energi
  • Agribisnis
  • Infrastruktur dan logistik
  • Teknologi informasi
  • Properti

Otomotif tetap menjadi inti bisnis Astra, dengan penguasaan pangsa pasar domestik antara 50–60%. Astra memegang hak eksklusif penjualan dan distribusi untuk merek-merek besar seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, BMW, dan Honda (sepeda motor). Selain itu, Astra juga menyediakan layanan purna jual, pembiayaan, dan asuransi terkait otomotif.

Kinerja 2025

  • Penjualan mobil Astra per April 2025 mencapai 26.976 unit, naik tipis 0,25% dibandingkan April 2024, namun secara kumulatif Januari–April 2025 turun 5,95% dibanding periode yang sama tahun lalu.
  • Kontributor utama penjualan: Toyota + Lexus (16.268 unit), Daihatsu (8.884 unit), Isuzu (1.802 unit) pada April 2025.
  • Penjualan mobil LCGC (Low Cost Green Car) Astra pada Januari–April 2025 tercatat 35.676 unit, turun 19,52% yoy.
  • Kapitalisasi pasar Astra pada 2 Juli 2025 mencapai sekitar Rp183,8 triliun, menempatkan ASII sebagai salah satu perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia.
  • Harga saham ASII per 2 Juli 2025 berada di level Rp4.540, dengan volume perdagangan harian mencapai 34 juta saham dan PE Ratio 27 kali.

Ekspansi dan Inovasi
Dalam beberapa tahun terakhir, Astra aktif melakukan ekspansi di luar otomotif, seperti pertambangan batu bara, agribisnis (minyak sawit), infrastruktur (jalan tol, air bersih, terminal minyak), serta solusi teknologi informasi1. Astra juga berinvestasi di sektor digital, termasuk investasi di platform layanan on-demand seperti Gojek.

Penghargaan dan Reputasi
Astra telah meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional, serta menargetkan pembangunan merek global yang menjadi kebanggaan Indonesia1. Astra juga dikenal sebagai salah satu pemberi kerja terbesar di Indonesia, dengan puluhan ribu karyawan di ratusan entitas anak dan afiliasi.

Kesimpulan
Astra International di tahun 2025 tetap menjadi ikon industri otomotif dan konglomerasi terdepan di Indonesia, dengan portofolio bisnis yang luas, kinerja stabil, dan posisi pasar yang kuat di berbagai sektor strategis nasional.

More From Author

PT Techno9 Indonesia Tbk

Dinamika Corporate Action Emiten di Bursa Efek Indonesia: Momentum Juni 2025

blank

Tren Investasi Masa Depan: Teknologi, ESG, dan Dominasi Pemain Global

blank
ASA Media
ASA Media

Video Pilihan