Jakarta, Investor IDN – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mengumumkan pembagian dividen tunai senilai Rp800 miliar untuk tahun buku 2025. Keputusan ini merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar pada 30 April 2026, di mana pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar 68,92 persen dari laba bersih yang diraih perseroan sepanjang tahun lalu.
Dengan jumlah saham beredar, dividen per saham yang akan diterima investor mencapai Rp83,99. Jadwal pencatatan (recording date) sendiri ditetapkan pada 13 Mei 2026, dengan pembayaran dilakukan pada 4 Juni 2026. Adapun cum dividend di pasar reguler dan negosiasi akan berlangsung pada 11 Mei 2026.
Kinerja keuangan yang moncer menjadi dasar pembagian dividen yang cukup agresif ini. Sepanjang tahun 2025, SSMS membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,16 triliun melonjak 51 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp2,94 triliun, sementara saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp2,62 triliun. Artinya, rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) terhadap laba bersih berada di angka 68,9 persen, yang tergolong tinggi untuk emiten perkebunan.
Sebagai emiten kelapa sawit terintegrasi, SSMS menikmati siklus harga CPO yang masih menguntungkan sepanjang 2025. Fundamental perusahaan yang solid didukung oleh luas lahan yang produktif dan efisiensi operasional.
Dividen ini menjadi kabar baik bagi investor yang mengincar pendapatan pasif dari saham SSMS. Dengan harga saham di kisaran Rp1.200 hingga Rp1.500 per saham, yield dividen yang ditawarkan berada di kisaran 5,6 hingga 7 persen cukup menarik di tengah suku bunga yang masih fluktuatif.

